MADINA, Mohga – petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar razia gabungan dengan sasaran seluruh kamar warga binaan mulai dari kamar tahanan narkoba, koruptor hingga terorisme, Rabu (15/6/2022) malam.
Dalan razia gabungan terlibat perwakilan dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), beberapa orang personel Polres Madina, dan Koramil 13 Panyabungan.
Razia gabungan ini dipimpin Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Helman Batubara didampingi Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtib), Hendria SH serta puluhan pegawai Lapas lainnya.
Pantauan di lokasi sejak razia dilaksanakan, petugas membongkar isi kamar warga binaan, mulai dari memeriksa kamar mandi, lemari pakaian, tubuh tahanan hingga tempat tidur.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan, Mustafa Kamaluddin Simamora melalui Kasubbag Tata Usaha, Helman Batubara menyampaikan, razia gabungan tersebut rutin dilakukan sekali dalam 3 bulan. Selain razia gabungan, petugas lapas juga melakukan razia rutin hingga razia insidentil.
”sekitar 2 jam, kita melakukan pemeriksaan kamar warga binaan. Beberapa barang terlarang digunakan warga binaan kita temukan dan disita. Namun, sasaran utama kita adalah narkoba, hingga razia berakhir tidak ada kita temukan narkoba maupun alat hisabnya,” ungkapnya.
Helman menerangkan, barang yang sudah diamankan yaitu pisau silet, charger, handphone dan kabel listrik. Selanjutnya barang warga binaan tersebut dimusnahakan dengan cara dibakar.
Lapas Panyabungan, kata Helman, telah melakukan pengamanan secara ketat, baik memeriksa barang atau makanan titipan keluarga maupun pengamanan di luar dan dalam pagar.
Pihak Lapas Panyabungan berharap kepada warga binaan untuk selalu menjaga nama baik lapas, menjaga kesehatan dan memiliki komitmen atau janji terhadap diri sendiri agar mau berubah ke jalan yang terbaik hingga dinyatakan bebas oleh negara. (MN-08)












