Pegawai Lapas Kelas IIB Panyabungan Tes Urine

Panyabungan| dalam rangka mengantisipasi peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Seluruh Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengikuti Tes Urine.

Program tersebut bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Madina dilaksanakan di aula Lapas, Kamis (25/2) usai pengukuhan Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satops Patnal).

Kalapas Panyabungan, Hamdi Hasibuan mengatakan kegiatan tes urine tersebut bertujuan untuk mengawasi seluruh pegawai lapas agar terhindar dari penyalahgunaan Narkotika.

”Sebanyak 54 orang pegawai Lapas Panyabunhan telah mengikuti tes urine. Pada saat acara dimulai, petugas dikawal pegawai BNNK mulai dari pengambilan urine ke kamar mandi sampai pengecekan. Alhamdulillah hasilnya semua Negatif. Tidak ada pegawai lapas yang terlibat narkoba, semoga ini bisa dipertahankan selamanya, karena cara menjaga jiwa yang sehat itu, salah satunya menghindari narkoba,” ujarnya

Sementara Koordinator Rehabilitasi BNNK Madina, Samsul Arifin ME mengapresiasi kebijakan Kepala Lapas yang melakukan tes urine untuk seluruh pegawai

“Sesuai dengan target yang diinstruksikan oleh Presiden bahwasanya mulai dari tahun 2020 sampai 2024, ASN dibutuhkan 3 persen saja untuk tes urine, namun Kalapas Panyabungan meminta seluruh pegawai mengikutinya,” tambahnya

Hasil tes urine pegawai Lapas Panyabungan dinyatakan tidak ada yang positif. Dan kegiatan berlangsung dengan protokol kesehatan Covid-19. (MN-08)