MADINA, Mohga – sisa usia seharusnya dimanfaatkan untuk beribadah dan berbuat banyak kebaikan, beda dengan pria berinisial H yang telah berusia 65 tahun. ia terpaksa berurusan dengan polisi dikarenakan terlibat dengan perjudian jenis togel.
Kakek berinisial H warga Kelurahan Sipolupolu ini ditangkap jajaran jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Mandailing Natal (Madina) bersama tersangka lainnya di tempat berbeda.
Diketahui, Polres Madina mengungkap kasus pasal 303 tentang perjudian pada beberapa tempat di Madina dalam kurun waktu berbeda.
H, ditangkap pada 10 Agustus pekan lalu, petugas berhasil mengamankan empat orang tersangka di tempat yang berbeda.
Identitas ketiga tersangka lainnya yakni A (41), perempuan warga Kelurahan Pasar Hilir Kecamatan Panyabungan. S (43) warga Desa Panyabungan Tonga Kecamatan Panyabungan dan N (48) warga Kelurahan Sipolu-polu.
Kemudian, pengungkapan kasus 303 pada 9 Agustus oleh Satreskrim Polres Madina terjadi di Desa Maga Lombang Kecamatan Lembah Sorik Marapi mengamankan tersangka AS (32).
Ungkap kasus 303 terakhir, Polres Madina mendapat bantuan dari Polisi Sektor Kotanopan dengan 1 orang tersangka yakni Risfatoni dan 1 tersangka lewat jajaran Polisi Sektor Batahan, Timbul Sitorus.
Kapolres Madina, AKBP H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq Sik MH memberikan keterangan pada press release yang digelar di depan ruangan Satreskrim pada, Senin (15/8/2022) kemarin.
Reza menyebut, jajaran Satreskrim telah berhasil mengungkap kasus perjudian pada beberapa tempat. Penangkapan tersebut, kata Reza tidak terlepas dari instruksi Kapolri, Listyo Sigit Prabowo beberapa hari yang lalu tentang atensi pemberantasan Pasal 303 KUHP di seluruh Indonesia.
“Tujuh orang tersangka terlibat kasus perjudian telah kita amankan pada tempat berbeda. Ini sudah menjadi atensi Kapolri tentang perjuadian. Untuk selanjutnya, saya sudah memerintahkan jajaran Reskrim melakukan pengungkapan yang lebih dalam,“ tegasnya.
Jebolan Akademi Kepolisian 2003 ini mengimbau masyarakat Madina yang terlibat dalam perjudian, agar secepatnya sadar dalam perbuatannya. Reza pun kembali m ngajak semua masyarakat untuk menjadi polisi bagi diri sendiri demi mewujudkan Madina yang aman dan kondusif.
Dalam press release itu, Kapolres didampingi Waka Polres Madina, Kompol Agus Maryana, Kabag Ops, Kompol M Rusli, Kasat Sabhara, AKP Hutajulu, KBO Satreskrim, IPDA Bagus Seto dan jajaran personel lainnya. (MN-08)











