MADINA, Mohga – 326 orang sopir angkutan umum dari 5 perusahaan angkutan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendapat bantuan sosial pembelian BBM dari pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan, Kamis (1/12/2022) kemarin.
Bansos pembelian BBM ini diberikan pemerintah daerah selama tiga bulan sejak Oktober hingga Desember 2022, setiap bulan jumlahnya Rp 200 ribu, total yang diterima sopir yaitu Rp 600 ribu perorang
Bupati Madina, H. Muhammad Ja’far Sukhairi Nasution diwakili Penjabat Sekretaris Daerah Alamulhaq Daulay didampingi Kepala Dinas Perhubungan Adi Wardana, ketua organda Palit Nasution dan kepala Bank Sumut Panyabungan secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut dalam bentuk buku rekening.
Adi Wardana mengatakan bansos pembelian BBM tersebut merupakan bantuan subsidi dari pemerintah daerah yang diperuntukkan bagi pelaku angkutan umum sebagai perlindungan sosial tambahan.
“Ini bentuk kepedulian Pemkab Madina kepada insan transportasi di Madina, juga salah satu upaya pemerintah daerah dalam mengantisipasi adanya fluktuasi harga BBM dan menjamin kelancaran pelayanan angkutan penumpang umum,” katanya.
Adi berharap dengan bansos ini dapat menjaga ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga pangan, daya beli masyarakat dan mendukung kelancaran distribusi serta stabilitas perekonomian di daerah.
Terpisah, Ketua Organda Madina Palit Nasution menyebut lima perusahaan angkutan umum jenis angkot di bawah naungan Organda yang mendapat bansos itu diantaranya Anatra, Selatan Jaya, Bintang Prima, Beringin Jaya dan Mandailing.
“Seluruh penerima bantuan sosial BBM dari Pemkab Madina merupakan kategori sopir angkot jenis anatra. Kelima perusahaan itu kita ikut sertakan, kalau yang mati izin perusahaannya enggak ikut,” jelasnya.
Palit mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah karena telah peduli akan nasib para sopir angkot pasca kenaikan harga BBM.
“Terima kasih pak Bupati atas bantuannya, kepada sopir angkot juga saya imbau agar ketetapan ongkos yang sudah diresmikan oleh pemerintah daerah pasca naiknya harga BBM agar tidak dikangkangi,” ucapnya. (MN-08)










