MohgaNews|Madina – Polres Mandailing Natal menggali alasan Nafsiyah, ibu yang tega membuang bayinya dan kemudian mengambilnya lagi dari tempat pembuangan sampah.
Dari keterangan Nafsiyah, ia sengaja meletakkan anak keenamnya ke tempat pembuangan sampah yang baru saja dia lahirkan itu lantaran malu karena hamil dan melahirkan dengan status janda.
“Motifnya karena malu, ia hamil dan melahirkan sementara statusnya janda, ia melahirkan sendiran di rumahnya, setelah itu dia membawa bayinya di dekat pembuangan sampah, kemudian dia jemput lagi, seolah-olah dia menemukan bayi di tempat sampah,” terang Kapolres Madina AKBP Irsan Sinuhaji SIK kepada MohgaNews, Selasa (26/9/2018)
Irsan mengatakan, setelah penemuan bayi tersebut, pihaknya melakukan penyelidikan termasuk kepada saksi-saksi, salah satunya ibu Nafsiyah.
“Kita mintai keterangan warga, warga lingkungan setempat, dan rencana kemarin kita juga mendata semua rumah kos-kosan di kawasan Panyabungan. Karena perkiraan kita sebelumnya bayi itu dibuang orang yang melintas, bukan warga disitu.
“Tapi, setelah dilakukan penyelidikan lebih dalam, baru diketahui pelakunya adalah ibu Nafsiyah yang sengaja meletakkan bayinya dan mengambilnya kembali, dengan alasan malu hamil dan melahirkan dengan status janda,” jelas Kapolres.
Sebelumnya, warga dan tetangga Nafsiyah sudah menaruh curiga atas perubahan dirinya, perutnya yang semakin membesar. Tetapi, ibu 5 anak itu mengaku sama warga dan tetangga bahwa ia menderita penyakit tumor yang menyebabkan perutnya makin membesar. (MN-01)






