PANYABUNGAN,- PT Perkebunan Nusantara IV bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendirikan operasi pasar murah minyak goreng curah di beberapa tempat.
Hari ini, Selasa (1/3/2022), operasi pasar murah berlangsung di dua lokasi, yaitu di Kelurahan Mompang dan pasar lama Panyabungan.
“Kami sangat bersyukur, karena selama ini kami kesulitan mendapat minyak goreng murah, harga di pasar bisa mencapai Rp 20 ribu, sedangkan pasar murah ini kami peroleh seharga Rp 11.500 perliter,” kata Paridah Hannum ditemui di lokasi pasar murah, pasar lama Panyabungan.
Paridah menyebut usaha sehari-harinya adalah berjualan gorengan di depan rumah bersama anaknya, kali ini ia membeli minyak goreng sebanyak 8 liter
“Harapan kami harga minyak goreng ini agar secepatnya normal, dengan harga yang ditetapkan pemerintah, yaitu Rp 11.500 perliter,
“Kami juga berharap pemerintah rutin membuat pasar murah agar dapat membantu masyarakat,” harapnya.
Kepala Dinas Perdagangan, Jhon Amriadi menjelaskan, operasi pasar minyak goreng kali ini Pemda bekerjasama dengan PTPN IV dengan menyediakan 28.000 liter di beberapa tempat di Kabupaten Madina yang dijual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 11.500. ia menyebut, operasi murah ini dilakukan dalam rangka menyambut hari ulang tahun Kabupaten Madina ke 23 tahun.
“Ini titik kedua. Tadi pagi, kita standby di Pasar Mompang Kecamatan Panyabungan Utara, alhamdulilah masyarakat masih bisa kita kontrol agar tetap memakai masker saat melakukan transaksi,” ujar Jhon.
Sesuai dengan peraturan yang diberlakukan, bagi pembeli memiliki beberapa kategori jatah minyak yang diberikan, 2 liter untuk keperluan rumah tangga, dan 5-10 liter untuk pelaku UMKM
Kemudian, kata Jhon, ke depan Pemerintah Daerah akan terus berusaha mendirikan pasar murah tersebut. Berkebetulan, momen operasi pasar tesebut berkaitan juga dalam rangka menyambut ulang tahun Kabupaten Madina yang jatuh pada 9 Maret yang akan datang.
“Kita melihat situasi ke depannya. Apabila harga minyak goreng masih melambung, kembali kita laporkan kepada Bupati dalam pengusulan operasi pasar lagi,” ujarnya.
Senada disampaikan Staff Bagian SDM Umum PTPN IV, Rusdi Hakim mengaku bahwasanya operasi pasar minyak goreng curah tersebut berawal dari permintaan Pemkab Madina untuk menggelar pasar murah.
“Setelah melalui berbagai tahapan, mulai dari pengusulan Pemkab Madina, akhirnya pimpinan PTPN IV mengabulkan permohonan tersebut,” jelasnya.
Rusdi menyebut, untuk tahap selanjutnya jika Pemkab Madina membutuhkan operasi pasar dari PTPN IV, pihaknya mendukung dan akan berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan.
Untuk stok minyak goreng curah di PTPN IV, Rusdi belum mengetahui kepastian tersebut karena minyak tersebut diperoleh melalui anak perusahaan.
Pantauan di lokasi, Polisi Polres Madina juga ikut serta mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan. Kemudian, layanan Vaksinasi Covid-19 mulai dari dosis 1 hingga dosis 3 disediakan di tempat. (MN-08)











