SIABU, – Dewan Pimpinan Cabang Pemuda Tani Indonesia (PTI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyerahkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Tani kepada 81 penerima di aula kantor Desa Huraba Kecamatan Siabu, Jumat, (23/7/2021)
Penyerahan KUR Tani dihadiri langsung Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sumatera Utara, H Gus Irawan Pasaribu bersama Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis SH. Turut hadir Ketua Pemuda Tani Indonesia Sumut, M. Fadly Abdina, Sekjend HKTI M. Syah, pengurus DPD HKTI Sumut dan PTI Sumut, Ketua HKTI Madina, Pimpinan Cabang BNI Padangsidimpuan yang diwakili oleh BNI Panyabungan, Perangkat Desa setempat serta Kelompok Tani dan Penerima KUR Tani.
Dalam sambutannya H.Gus Irawan Pasaribu menyampaikan kepada penerima KUR Tani agar dapat memanfaatkan fasilitas KUR dengan jujur dan bertanggung jawab supaya program ini terus berlanjut serta dapat dikembangkan.
“Program ini merupakan kolaborasi HKTI Sumut, PTI Sumut, BNI, BULOG serta Jasindo untuk membantu menyejahterakan petani. Sejak awal niat kita memang untuk mempermudah petani. Jadi harapan kami kepada para penerima KUR Tani agar fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, pergunakanlah untuk kebutuhan pertanian, meningkatkan hasil dan kualitas panen supaya Kecamatan Siabu khususnya Desa Huraba dapat menjadi lumbung beras di Mandailing Natal bahkan Sumatera Utara” kata Gus Irawan.
Sementara, Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis menyampaikan siap menuntaskan permasalahan kelangkaan pupuk di Kabupaten Mandailing Natal khususnya di Desa Huraba.
“Harapan yang sangat baik dari Bapak H Gus Irawan Pasaribu, tentunya kami sangat berterimakasih dan berharap program ini terus berlanjut. Sesuai dengan yang disampaikan Bapak H Gus Irawan, Kecamatan Siabu khususnya Desa Huraba siap kita jadikan lumbung beras, maka untuk mewujudkan itu kami siap mengatasi permasalahan kelangkaan pupuk yang terjadi di Mandailing Natal khususnya Desa Huraba ini,” terang Erwin.
Pada kesempatan itu, Ketua DPD PTI Sumut M.Fadly Abdina, menyambut baik apa yang disampaikan ketua DPRD Madina untuk mengatasi permasalahan petani.
“Harapan kami dari Pemuda Tani Indonesia Sumatera Utara, semoga KUR Tani ini dapat dipergunakan sebagaimana mestinya untuk meningkatkan hasil panen para petani. Kami harap kerjasama yang baik ini dapat terus berlanjut dan tentunya bisa menambah penerimanya, apabila nanti hasil panen ini harga jualnya rendah kita sudah koordinasi dengan BULOG supaya menampung hasil panen masyarakat dengan harga yang lebih tinggi, apalagi Ketua DPRD Madina sudah mau turun tangan, ini tentu sangat baik,” kata Fadly
Selama masa pengajuan Program On Farm Petani Mandiri ini, Kelompok Tani meminta kepada DPC PTI Madina agar penerima KUR Tani ini ditambah jumlahnya.
Ditambahkan Ketua DPC PTI Kabupaten Madina, Ahmad Riski Pane menyampaikan agar para penerima KUR Tani tahap pertama ini dapat melaksanakan program ini dengan jujur dan bertanggung jawab agar bisa terus bekerjasama dengan lembaga keuangan serta menambah jumlah penerima.
Menurutnya, Desa Huraba sangat potensial untuk menjadi lumbung beras. Mengutip data hasil panen Mandailing Natal tahun 2012 Kecamatan Siabu merupakan pusat produksi padi di Kabupaten Mandailing Natal dengan produksi sebanyak 47.342,54 ton atau sekitar 26,33 % dari total produksi padi Kabupaten Mandailing Natal.
“Kita sama-sama berharap semoga program ini dapat terus berlanjut di Desa Huraba dengan jumlah penerima yang lebih besar. Semoga dapat meningkatkan kesejahteraan petani serta meningkatkan hasil panen agar menjadi lumbung beras di Mandailing Natal. Tentunya kita berharap dukungan dari semua pihak termasuk bapak ketua DPRD Madina,” tutupnya. (MN-01/rel)











