MADINA, Mohga – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Muhammad Jafar Sukhairi Nasution meminta media massa perlu ditertibkan sehingga ada pembedaan yang mana karya jurnalistik maupun yang bukan produk jurnalistik
Hal ini ia sampaikan pada pelantikan pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Madina di aula hotel Rindang Kelurahan Panyabungan, Kamis (15/9/2022)
“Media massa ini perlu ditertibkan, sehingga masyarakat paham mana produk jurnalistik media pemberitaan, dan mana yang bukan. Ini bukan artinya kami tidak siap dikritik, tapi dengan penertiban media ini masyarakat bisa bedakan kritik dengan bulliy-an,
“Dulu pepatah bilang mulutmu adalah harimaumu. Tapi sekarang sudah berubah, jarimu adalah harimaumu. Era digitalisasi ini semua orang bisa mengakses media sosial dan membuat ulasan. Kalau kita tidak hati-hati, tentu akan menjerat diri sendiri. Karena itu kami minta kerja sama yang baik dengan SMSI selaku organisasi media siber (online) juga mohon kerja sama dengan PWI untuk terus memberikan pembinaan kepada wartawan yang ada di Mandailing Natal,” kata Sukhairi
“Sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah mewujudkan wartawan yang berkualitas dan profesional menjalankan tugas, tahun ini kita tampung anggaran untuk pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW),” tambahnya
Ketua SMSI Sumatera Utara Ir Zulfikar Tanjung dalam pidatonya menitipkan kepengurusan SMSI kepada Bupati Madina.
Turut hadir dalam pelantikan ini mewakili forkompinda, pimpinan media lokal, ketua PWI Madina beserta puluhan orang wartawan, dan undangan lainnya. (MN-01)











