KOTANOPAN,- Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution bertindak sebagai Inspektur upacara renungan suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Desa Sayur Maincat Kecamatan Kotanopan, Selasa (17/8/2021) tepat pukul 00.01 Wib.
Turut serta mendampingi Atika, Wakil Ketua DPRD, Harminsyah Batubara, Para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah beserta Forkopimda Plus diantaranya Kapolres Madina diwakili Waka Polres, Kompol Agus Maryana, Dandim 0212/Tapsel diwakili Perwira Penghubung, Mayor Inf David Sidabutar, Kejari Madina, Taufik Djalal SH MH, Ketua Pengadilan Agama Panyabungan dan Ketua Pengadilan Negeri Madina. Kemudian, Camat Kotanopan dan para Kepala Desa
Wakil Bupati dan rombongan tiba di lokasi pukul 23.30 Wib. Untuk menunggu waktu renungan suci, rombongan singgah di masjid Sibulussalam Sayur Maincat.
Kepada wartawan, Atika menjelaskan, Apel Kehormatan Renungan Suci tersebut bertujuan untuk mengenang arwah para pahlawan sebagai awal dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Republik Indonesia.
“Tujuan kita datang kesini adalah untuk berterima kasih kepada para pahlawan bangsa yang telah mengikhlaskan dirinya demi kemerdekaan Republik Indonesia. Tentu jasa mereka yang kita nikmati pada hari ini, selebihnya tugas kita hanya mengisi kemerdekaan dengan sebaik-baiknya. Mari bekerja dengan hati yang ikhlas untuk mengabdi pada negara,” kata Atika.
Kemudian, Atika juga mengucapkan selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 tahun.
“Kita harus bersyukur karena kemerdekaan kita sudah menginjak usia 76 tahun. Kita maknai dengan baik. Mari kita mendedikasikan diri dalam setiap tugas apapun demi kebaikan dan kepentingan bersama dan mengesampingkan kepentingan pribadi. Kita harus merdeka dari situasi pandemi covid-19 ini, salah satu caranya dengan benar-benar menerapkan protokol kesehatan. Semoga Allah SWT meridhai putusnya penyebaran virus tersebut di Kabupaten Madina,” tutupnya.
Diketahui, ada 4 makam Pejuang Veteran di Desa Sayur Maincat, pertama H Ahmad Yasin Lubis, Lahir 31 Desember 1925. Wafat 2004. Kedua, Amir Rajab Parinduri, Lahir 15 Juli 1928, Wafat 2011. Ketiga, Muhammad Ilyas Parinduri, lahir 1920, Wafat 1999. Keempat, Darwis Thaib, Lahir 15 Februari 1927, Wafat 27 Februari 2008. (MN-08)











