MADINA, Mohga – dinas pertanian (Distan) Provinsi Sumatera Utara mengucurkan bantuan bibit buah-buahan holtikultura jenis pisang sibarangan merah dan jeruk madu untuk tiga kelompok tani di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
5.000 bibit pisang sibarangan merah untuk dua kelompok tani Kecamatan Kotanopan dan Naga Juang. Kemudian 2.000 bibit jeruk madu bagi kelompok tani di Bukit Malintang.
Selain bibit buah-buahan, 20 ton pupuk organik juga diberikan kepada setiap kelompok. Kotanopan mendapat 3 ton, Naga Juang 2 ton dan Bukit Malintang 15 ton.
Bantuan tersebut diserahkan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Madina Siar Nasution SP didampingi para kepala bidang dan penyuluh, Jum’at (28/10/2022).
Siar menjelaskan bantuan dari pemerintah provinsi ini merupakan sumber anggaran APBD Sumut tahun 2022 yang mana Kabupaten Madina mendapat lumayan bantuan bibit pisang dan jeruk juga pupuk.
“Bantuan ini patut kita syukuri dan kita manfaatkan sebaik mungkin. Pisang sibarangan merah ini saya lihat kualitasnya sangat bagus dan harga cukup mahal. Saya harap agar kita sama-sama jaga dan kembangkan,“ katanya kepada kelompok tani Anak Muda di Desa Tambiski Nauli, Naga Juang.
Eks Kepala Dinas Ketahanan Pangan ini menyebut bantuan ini diberikan bertujuan untuk meningkatkan pendapatan para petani. Untuk itu ia meminta masyarakat serius dalam bertani.
“Kepada penyuluh pertanian di lapangan saya harap terus memantau tanaman para petani pisang ini. Soalnya pisang ini beda dengan pisang lainnya yang ada di Madina, agak rumit seperti anakan pisang batasnya hanya 3, jangan sampai lebih,“ terangnya
Ia menambahlan pemasaran pisang sibarangan merah masih minim di Madina. Tahun 2020 lalu petani pisang ini di Kotanopan kata Siar menjual ke Jakarta dan Kota Medan.
“Tahun 2022 hanya dua Kecamatan ini yang bercocok tanaman pisang. Tahun 2020 ada juga di Desa Aek Marian Kecamatan Lembah Sorik Marapi dan Kotanopan. 2021 di Kecamatan Panyabungan Barat,“ tutupnya. (MN-08)












