MohgaNews|Panyabungan – 4 desa di Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal(Madina) menyalurkan Bantuan Langsung Tunai(BLT) dampak Covid-19 yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2020 periode kedua tahap pertama dan kedua.
Empat desa tersebut yaitu Desa Panyabungan Julu, Panyabungan Tonga, Gunung Barani dan Pagaran Tonga. Pembagian Bantuan Tunai serentak dibagikan pada Sabtu,(19/9/2020) di aula Kantor Desa masing-masing.

Dalam pembagian turut hadir 4 Kepala Desa tersebut yaitu Kepala Desa Panyabungan Julu Kholisuddin Nasution, Kepala Desa Panyabungan Tonga Syamsir Siregar, Kepala Desa Gunung Barang Abdul Basi Lubis, Kepala Desa Pagaran Tonga Syamsul Hidayat serta di dampingi TA Pelayanan Sosial Dasar(PSD) Kabupaten Kobol Nasution, PDP Kecamatan Khoirul Andi, Pendamping Lokal Desa Mukmin Alfarizi dan Unsur Muspika Kecamatan Panyabungan.

Pantauan MohgaNews, selama pembagian BLT tersebut ada beberapa warga penerima manfaat yang dipulangkan. Hal itu dikarenakan tidak membawa atau memakai masker. Sementara penggunaan masker dan protokol kesehatan tersebut salah satu point penting dalam Peraturan Bupati nomor 30 tahun 2020 tentang penegakan disiplin protokol kesehatan. Warga penerima manfaat BLT disuruh pulang untuk mengambil masker. Setelah itu mereka datang kembali untuk menerima BLT.

Dapat diketahui jumlah penerima manfaat di Desa Panyabungan Julu 100 Anggota Keluarga, Desa Panyabungan Tonga 108, Desa Gunung Barani 98 dan Desa Pagaran Tonga 98 Anggota Keluarga. Per orang mendapat 300 ribu dalam 1 bulan, yang disalurkan sekaligus 2 bulan. jumlah keseluruhan 600 ribu.
TA Pelayanan Sosial Dasar(PSD) Kabupaten Madina Kobol Nasution dalam sambutannya menghimbau kepada masyarakat pada saat pembagian BLT wajib pakai masker dan jaga jarak.
“Kita menghimbau kepada masyarakat penerima bantuan agar mematuhi protokol kesehatan pada saat acara berlangsung sampai selesai, apabila masih ada yang tidak memakai masker acara belum kita mulai dan warga yang tidak memakai masker supaya pulang dulu jemput masker setelah itu datang kembali,
“Kami membuat strategi tersebut agar masyarakat sadar akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan,” kata Kobol Nasution
Terpisah, PDP Kecamatan Panyabungan Khoirul Andi tidak bosan dalam setiap sambutan untuk Pembagian BLT agar Bantuan tunai tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok.
“Saya ingin mengingatkan kembali bahwa bantuan ini muncul karena dampak Covid-19. mari kita pergunakan sebaik-baiknya untuk hal yang bermanfaat diantaranya membeli kebutuhan pokok, biaya untuk berobat jika sakit serta untuk membeli pupuk tanaman juga diperbolehkan. Dan kami meminta supaya masyarakat semua mematuhi protokol kesehatan,” harapnya.
Pantauan MohgaNews, pada saat penyaluran BLT masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan seperti cuci tangan saat masuk aula Kantor desa, memakai masker dan menjaga jarak. (MN-08)











