MADINA, Mohga – Polres Mandailing Natal (Madina) melakukan proses hukum penyelidikan atas peristiwa yang terjadi di lokasi tambang emas di Kelurahan Tapus Kecamatan Linggabayu yang merenggut nyawa dua orang warga yaitu Wawan (25) dan Mandeh (40)
Kedua korban tersebut Desa Lancat, Linggabayu. Nyawa keduanya tidak tertolong setelah tertimbun di lokasi tambang milik bos mereka berinisial S (38). S Diketahui penduduk Desa Lancat, sedangkan korban adalah karyawannya yang mengoperasikan mesin dongfeng.
Kepala satuan reserse kriminal Polres Madina AKP Edi Sukamto melalui kaurbin ops Ipda Bagus menyebut S saat ini sudah diamankan di Polres Madina
“S selaku pemilik dongfeng yang beroperasi di lokasi tambang itu sudah kita amankan. Kedua korban ini merupakan pekerja S,” kata Bagus
Terpisah, Kapolsek Linggabayu AKP Marlon Rajagukguk yang dihubungi mohganews, Rabu (5/10/2022) mengatakan, lokasi tambang tempat kejadian tersebut sudah ditutup dan dipasang garis polisi
“Sudah kita tutup dan pasang garis polisi,” katanya
Marlon menyebut dalam waktu dekat pihaknya bersama Muspika Kecamatan Lingga Bayu akan rapat koordinasi menyusun teknis untuk tambang emas lainnya di wilayah Lingga Bayu.
“Yang ditutup itu masih lokasi tambang yang menewaskan korban kemarin. Sementara lokasi tambang lainnya sekitar 8 titik masih beroperasi. Dalam waktu dekat kita akan rapat bersama Muspika Kecamatan untuk mencari solusi bagaimana mau dibuat, baru hasil koordinasi dilemparkan untuk meminta saran ke Forkopimda,” jelasnya.
Kapolsek juga menyebut, rapat itu bertujuan untuk mencari solusi jalan terbaik. Mereka juga menilai, apabila dilakukan penutupan, khawatir masyarakat setempat akan ribut karena dalam hal mencari nafkah sudah dominan dari pertambangan emas tersebut.
“Kepala desa juga akan kita undang dalam rapat kordinasi yang akan kita laksanakan besok. Kemudian imbauan kepada penambang juga akan kita lakukan khususnya di wilayah sungai untuk selalu mengutamakan keselamatan, mengingat cuaca saat ini tidak menentu,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, dua orang warga Desa Lancat, Kecamatan Lingga Bayu tewas tertimbun longsor saat tambang emas di Kelurahan Tapus beroperasi. Mereka adalah Wawan (25) dan Mandeh (40). (MN-08)













