MADINA – Plh Kapolsek Panyabungan Ipda Heru Suryawan mengungkap fakta terkait penemuan jasad seorang pria tergeletak di pinggiran jalan raya Saba Padang, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan.
Ipda Heru Suryawan mengatakan pihaknya tidak menemukan tanda kekerasan pada tubuh korban pasca dilakukan pemeriksaan oleh tim medis dan dokter dari Puskesmas dan RSUD Panyabungan.
“Tidak kita temukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban sehingga bisa disimpulkan penyebab kematiannya bukan akibat perbuatan manusia,” kata Ipda Heru, juga menjabat Kanit Reskrim Polsek Panyabungan itu, Sabtu (26/7/2025).
Heru juga mengaku sudah mengunjungi rumah duka di Desa Pidoli Lombang. Menurut keterangan orang tua korban, korban sejak kecil mengidap penyakit ayan (Ronggot istilah bahasa Mandailing-red).
“Pihak keluarganya menerima dengan ikhlas atas kepergian dari korban,” ujarnya.
Mantan KBO Satresnarkoba Polres Madina itu menyebut, korban setiap hari memiliki pekerjaan mencari ikan di kawasan sawah Desa Pidoli Lombang. “Pukul 06.00 WIB korban sudah keluar dari rumah untuk mencari ikan di sawah,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, viral di media sosial Facebook penemuan mayat pria di pinggiran jalan raya Saba Padang, Desa Pidoli Lombang, Sabtu pagi (26/7/2025). Pria tersebut diketahui bernama Abdul Rahim (24).
Pria berkaos warna biru pakai celana pendek itu tergeletak dengan kondisi telungkup di samping parit pinggir jalan raya. Pakaian, kaki, dan kepala korban dibasahi lumpur. (FAN)












