MADINA – Kabar gembira menyelimuti calon jemaah haji (Calhaj) yang akan berangkat pada tahun 2024. Kemenag Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyebut tidak ada batasan maksimal usia calhaj yang mau berangkat tahun ini.
Sedangkan untuk usia minimal yakni 18 tahun. Kasi Haji dan Umroh Kemenag Madina Irfansyah Nasution mengatakan, dari Madina sendiri akan berangkat sebanyak 792 jemaah pada tahun 2024.
“Data awal yang mau berangkat tahun ini 692 orang. Namun ada data tambahan cadangan dan usia lanjut 100 orang menjadi 792,” kata Irfan, Selasa (16/1/2024).
Dia juga menerangkan, calhaj Madina saat ini sedang menjalani beberapa rangkaian kegiatan dan mempersiapkan persyaratan sebelum pemberangkatan pada Mei-Juni 2024.
“Saat ini para jemaah sedang berlangsung ngurus paspor, rekam biometrik melalui visa bio, pemeriksaan kesehatan dan proses pelunasan ongkos haji atau bipih,” ungkapnya.
Irfan juga menerangkan, bagi jemaah yang sudah melunasi ongkos sebelum ada kenaikan, maka setiap jemaah wajib melunasi kekurangan ongkos haji sebesar Rp. 26.145.000.
“Pelunasan tahap pertama mulai tanggal 10 Januari hingga 12 Februari 2024. Sedangkan untuk tahap kedua sampai Maret 2024 dengan syarat sudah Istitoah kesehatan,” jelasnya.
Disisi lain, peristiwa yang tidak diinginkan sering terjadi pada saat menjelang pemberangkatan haji, seperti calon jemaah meninggal dunia atau mengalami sakit parah.
Kemenag Kabupaten Madina menjelaskan, bagi jemaah yang mengalami dua hal di atas bisa menggantikan keberangkatan dengan ahli warisnya sendiri.
“Misalnya ada yang meninggal, itu tidak bisa digantikan orang lain melainkan hanya ahli warisnya saja,” tuturnya. (FAN)






