MohgaNews|Panyabungan – gugus tugas percepatan penangan Covid-19 Kabupaten Mandailing Natal (Madina) me-rilis jumlah warga Madina yang konfirmasi atau positif virus corona sebanyak 79 orang. Jumlah tersebut mengalami kenaikan dari sebelumnya yaitu 63 orang
Pada hari Rabu (30/9/2020) kemarin, jumlah yang positif 63 orang, tetapi pada hari Kamis (1/10/2020) bertambah 16 orang, dan total yang positif saat ini 79 orang.
Penambahan 16 orang tersebut dengan rincian 53 orang berada di Kecamatan Panyabungan, satu orang di Kecamatan Siabu, satu orang di Kecamatan Panyabungan Utara, satu orang di Kecamatan Naga Juang dan Kecamatan Panyabungan Selatan satu orang. Sementara di Kecamatan Lembah Sorik Marapi yang terkonfirmasi berjumlah enam orang dan di Kecamatan Puncak Sorik Marapi empat orang.
Selain itu, jumlah orang yang tercatat suspek sebanyak dua orang dan 367 orang kontak erat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika sekaligus juru bicara gugus tugas COVID-19 Kabupaten Mandailing Natal, Sahnan Pasaribu kepada Mohga Media, Kamis (1/10/2020) menyampaikan jumlah orang yang terkonfirmasi Covid-19 dari hari ke hari terus mengalami pertambahan.
Dengan semakin meningkatnya jumlah terkonfirmasi positif Corona itu, Gugas Tugas percepatan penanganan COVID-19 Madina menyiapkan tempat isolasi di Bagas Godang Mandailing Natal di jalan Saba Purba, Panyabungan.
“Dari 79 orang yang terkonfirmasi tersebut sebanyak empat orang saat ini sedang menjalani isolasi di Bagas Godang Mandailing Natal sedangkan sisanya ada yang dirawat di rumah sakit dan sebagian lagi isolasi mandiri di rumah,” ujar Sahnan.
Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini Pemerintah Kabupaten telah mengeluarkan Perbup nomor 30 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan salah satunya dengan melaksanakan operasi Yustisi.
“Operasi yustisi dilaksanakan di setiap kecamatan yang ada di Madina, namun untuk saat ini kita masih fokuskan di kecamatan panyabungan,” ujar Sahnan.
Selain itu Sahnan juga meminta kepada seluruh masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan. (MN-01)






