Madina| Ir H Dahler Lubis sudah genap dua minggu memimpin Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sebagai Pejabat Bupati. Ia dilantik pada tanggal 25 September yang lalu oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. Pelantikannya tersebut dikarenakan Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dan Wakil Bupati Ja’far Sukhairi Nasution harus mengambil cuti selama masa kampanye.
Saat bincang-bincang dengan wartawan, Jumat (9/10/2020) di ruang kerjanya. Ir H Dahler Lubis didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sahnan Pasaribu memaparkan tiga tugas pokok yang akan ia jalankan selama kurang lebih dua bulan lagi memimpin Kabupaten Madina.

Dahler Lubis yang saat ini juga menjabat Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumatera Utara itu menyampaikan ada tiga tugas pokok yang ia jalankan. Pertama, mengefektifkan pemerintahan yang kosong.
“pemerintahan tidak boleh kosong, sementara pak Bupati dan Wakil Bupati Madina saat ini sedang cuti kampanye. Karena itu saya diangkat Menteri Dalam Negeri untuk menggantikan mereka sementara selama masa kampanye. Kepala daerah tidak boleh kosong, tentu saja saya kemari untuk mengefektifkan dan menjalankan roda pemerintahan agar tetap jalan dengan baik,” kata Dahler.
Tugas kedua, kata Dahler adalah untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Madina pada 9 Desember tahun 2020
“kembali soal Pilkada, saya ditugaskan untuk menyukseskan pelaksanaan Pilkada 9 desember mendatang. Menyukseskan Pilkada supaya semua proses berjalan dengan baik dan masyarakat memberikan hak pilih sesuai keinginan mereka. Dan sejauh ini kita sudah koordinasi dengan KPU selaku lembaga penyelenggara di bidang teknis dan Bawaslu penyelenggara di bidang pengawasan, kita semua sepakat untuk melaksanakan Pilkada ini sesuai aturan dan menekan terjadinya pelanggaran,
“dan program ketiga adalah menjaga netralitas Apartur Sipil Negara (ASN) dalam pelaksanaan Pilkada. Saya sudah tekankan kepada semua ASN supaya tidak terlibat politik praktis, tidak melakukan pelanggaran, karena setiap pelanggaran pasti ada sanksi,” ujarnya.
Selain ketiga tugas pokok tersebut, Dahler menjelaskan tugas yang tak kalah penting saat ini ia emban adalah menangangi persoalan Covid-19. Karena Kabupaten Madina sudah masuk zona merah dengan jumlah penyebaran yang cukup tinggi
“kemarin pak Gubernur kunjungan kerja ke daerah kita, beliau menugaskan untuk meningkatkan pengamanan Covid-19, karena beberapa waktu belakangan ini jumlah yang terkonfirmasi positif semakin meningkat. Kita sekarang sedang fokus melakukan penanganannya. Semua yang dirawat mandiri akan dipindahkan ke tempat isolasi yang disiapkan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Madina, yaitu di Bagas Godang,” terangnya
Selain menyiapkan Bagas Godang, Dahler Lubis menerangkan ia bersama gugus tugas sudah menyiapkan tempat isolasi tambahan, yaitu di hotel yang ada di Panyabungan
“Karena jumlah pasien positif makin bertambah, saya bersama pak Kapolres dan Dandim 0212 Tapsel tadi sudah menyiapkan hotel Madina Sejahtera, karena hotel itu paling layak sesuai dengan pengecekan tim dokter yang sudah diturunkan dari Provinsi Sumut ke Madina,
“ada 100 kamar hotel yang disiapkan, kalau masih kurang kita juga menyiapkan hotel lain. Pak Gubernur menginginkan semua yang reaktif dimasukkan ke tempat isolasi yang sudah disiapkan,” kata Dahler.
Selain itu, Dahler menyampaikan ia juga sudah menyiapkan beberapa program di sektor pertanian yang akan diterapkan di Kabupaten Madina. seperti kebun bawang, papaya, dan sebagainya
“Kemarin saya sudah mengunjungi kawasan pertanian papaya calina di Desa Runding, di sana ada lebih 20 hektar kebun papaya masyarakat kita. Itu sangat bagus, dan saya juga sudah melakukan penanaman bawang merah di sana, karena saya punya keinginan selama berada di Madina ada yang saya tanam dan sebelum selesai tugas ada yang saya panen. Dan komoditi bawang merah yang tepat karena hanya dalam waktu 60 hari sudah bisa panen,
“dan saya perlu beritahukan bahwa dinas tanaman pangan dan holtikultura Provinsi Sumut yang kebetulan saya sebagai kepala dinasnya, ada alokasi anggaran refocusing tahap kedua untuk penanganan dampak Covid-19 di bidang pemberdayaan pertanian, kami menyiapkan bibit bawang untuk kapasitas 20 hektar. Program ini akan kita upayakan Kabupaten Madina dapat, saya masih melakukan kunjungan ke beberapa desa dan kecamatan yang mempunyai lahan 20 hektar, kita siapkan bibitnya. Program ini dalam rangka menangani dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat akibat virus corona,
“Begitu juga dengan sektor peternakan, kelompok ternak yang ada di daerah kiranya bisa mengikuti program asuransi, sehingga apabila ada ternak yang mati mereka bisa mendapat bantuan dana. Ini sudah ada programnya di provinsi dan kita akan upayakan bisa diterapkan di Kabupaten Madina,” jelasnya lagi.
Terakhir, Pjs Bupati Madina Ir Dahler Lubis mengajak semua masyarakat untuk sama-sama menyukseskan program pembangunan yang dicanangkan Pemerintah Daerah untuk peningkatan ekonomi masyarakat. dan ia mengimbau agar semua lapisan masyarakat ikut menyukseskan pelaksanaan Pilkada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada 9 Desember yang akan datang.
“Termasuk kepada pihak media, saya mengajak kita untuk sama-sama menyampaikan informasi yang baik kepada masyarakat. informasi soal pembangunan dan termasuk soal Pilkada Madina. berikan informasi positif seluas-luasnya kepada masyarakat,” pesannya.
Selama dua minggu menjabat, Pjs Bupati Madina Ir H Dahler Lubis sudah melakukan beberapa kegiatan, seperti melakukan penanaman bawang merah dan silaturahmi dengan kelompok tani papaya calina di Desa Runding Kecamatan Panyabungan Barat.
Pada kesempatan itu Dahler Lubis menyerahkan bantuan Alsintan atau alat pertanian kepada kelompok tani. Pjs Bupati juga melakukan operasi Yustisi penegakan protokol kesehatan kepada masyarakat maupun pengusaha UMKM berupa jajanan makanan malam.
Pjs Bupati juga mendampingi Gubernur Sumut selama beberapa hari kunjungan kerja di Kabupaten Madina.
Dapat diketahui, Ir H Dahler Lubis putra asli Kabupaten Madina. ia lahir di Pagaran Tonga Kecamatan Panyabungan Selatan dan dibesarkan di Kabupaten Madina
“Saya lahir dan besar di Pagaran Tonga, SD sampai SMA saya juga di Madina. saya paham daerah kita ini, mungkin karena itu saya ditugaskan pak Gubernur menjadi Pejabat Bupati di sini,” tuturnya. (MN-01)






