Jalan ke Muara Potan Hancur, Warga Minta Perhatian Bupati Madina

KOTANOPAN, – warga Desa Muara Potan dan beberapa desa tetangga di Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengeluh dikarenakan akses jalan ke wilayah itu rusak berat dan tidak pernah disentuh pembangunan selama puluhan tahun

Desa Muara Potan hanya berjarak tidak sampai tujuh kilometer dari pusat pemerintahan Kecamatan Kotanopan. Jalan rusak parah ini menyebabkan warga kesulitan mengangkut hasil bumi. Mereka pun berharap kepada Bupati Madina Muhammad Ja’far Sukhairi Nasution memperhatikan pembangunan jalan tersebut, terkhusus kepada Wakil Bupati Atika Azmi Utammi yang berasal dari Kotanopan

“Ada beberapa desa di sini, warga mayoritas petani karet, kalau tidak salah kami menyebut jalan rusak ini sudah puluhan tahun tidak pernah dapat bantuan pembangunan, sehingga masyarakat kesulitan mengangkut hasil bumi, kalau menggunakan jasa angkutan ongkosnya sangat mahal bisa mencapai Rp 30 ribu, sedangkan harga getah karet masih sangat murah. Itulah yang kami rasakan selama ini, bisa dikatakan kami bagian dari masyarakat terisolir di Mandailing Natal,” keluh warga bernama Taufik Rahman kepada MohgaNews, Minggu 26/9/2021)

Akhir Lubis SPd, tokoh pemuda Kotanopan menyayangkan situasi ini karena sudah sangat lama luput dari perhatian pemerintah.

“Sudah empat periode pemerintahan di Kabupaten Madina, tapi akses jalan ke Muara Potan luput dari perhatian pemerintah. Warga kami juga ingin merdeka dari kemiskinan dan penelantaran selama puluhan tahun lamanya,

“Kami berharap kepada Pemerintahan yang baru, Bapak Sukhairi Nasution dan Ibu Atika Azmi Utammi yang saat ini memimpin Kabupaten Madina, kiranya harapan masyarakat ini bisa diwujudkan dengan menampung anggarannya di tahun 2022. Kasihan warga kami, untuk bertahan hidup saja susah, kapan lagi kami sejahtera,” ujar Akhir yang juga selaku Ketua organisasi masyarakat Persudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Kabupaten Madina itu. (MN-15)