Waspadai Politik Uang di Pilkades

0
341
Muhammad Ridwan Lubis SPdI

MohgaNews|Madina – politik uang masih menjadi salah satu kehawatiran pada pelaksanaan pemilihan kepala desa di kabupaten Mandailing Natal, panitia pemilihan pun diminta supaya lebih tegas dalam mengawasi terjadinya pelanggaran politik uang.

Sekretaris MPC Pemuda Pancasila kabupaten Madina, Muhammad Ridwan Lubis kepada MohgaNews, Jumat malam (23/11/2018) mengatakan, politik uang masih salah satu yang jadi kekhawatiran masyarakat pada pelaksanaan Pilkades di 60 desa se kabupaten Madina.

Hal itu menurut Ridwan masih memungkinkan terjadi dikarenakan ambisi yang cukup tinggi bagi calon untuk memenangkan pemilihan yang akan dilaksanakan pada tanggal 13 Desember mendatang.

“Barangkali politik uang masih salah satu kekhawatiran dan ancaman pada pilkades serentak tahap II di kabupaten Madina, ini bisa dikarenakan termotivasi pengelolaan dana desa yang jumlah nominalnya sangat besar.

“Tentu sangat diharapkan peran aktif masyarakat terutama panitia pelaksanaan untuk mengawasi semua tahapan pelaksanaan hingga pemungutan suara dan penetapan hasil agar Pilkades dapat berjalan secara demokratis tanpa pelanggaran yang bisa menyebabkan perpecahan di tengah masyarakat,” kata Ridwan.

Calon anggota DPRD Madina dari Partai Amanat Nasional (PAN) Dapil V itu menerangkan, Pilkades merupakan proses demokrasi untuk mewujudkan Kedaulatan Rakyat yang harus sama-sama dijaga dan diawasi dengan baik. Apalagi, jabatan kepala desa merupakan pimpinan pemerintahan di tingkat dasar yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Dan, kepala desa terpilih juga diharapkan adalah orang yang benar-benar mampu mengayomi dan melindungan warganya dan berdasarkan pilihan hati nurani masyarakat.

“kepada para calon, kita meminta supaya sama-sama mengikuti semua tahapan dengan benar agar terwujud Pilkades yang jujur, bersih dan berintegritas. Ini harapan kita, karena siapapun kepala desa yang terpilih, di tangan mereka ujung tombak pembangunan ke depan,” pesan Ridwan. (MN-01)