MohgaNews|Madina – anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) Budiman Borotan menyampaikan penyaluran bantuan untuk masyarakat dalam menanggulangi pandemi virus corona harus dilakukan secara adil.
Demikian disampaikan Budiman pada rapat badan anggaran dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Madina dalam rangka me-refusing dan realokasi anggaran daerah terkait penangangan wabah virus corona, Senin (20/4)
Budiman mengatakan, pandemi COVID-29 ini telah dirasakan dampak ekonomi bagi lapisan masyarakat. Bahkan sudah ada kelompok masyarakat yang melakukan demonstrasi ke DPRD Madina menuntut bantuan.
“Masyarakat kita sudah menunggu, karena tidak lama lagi kita akan memasuki bulan puasa Ramadhan. Sosial distancing ini sangat berdampak buruk bagi ekonomi masyarakat kita,” kata anggota DPRD Madina dari Fraksi PKS itu.
Ia juga menyebut, bantuan sosial yang akan diberikan kepada masyarakat nanti agar dilakukan secara adil. Ia menyinggung bantuan sembako yang baru-baru ini disalurkan Pemkab Madina. Yang mana bantuan tersebut banyak dikritik masyarakat dikarenakan tidak dilakukan secara adil.
Selain itu, Budiman menyinggung keberadaan posko penanganan Covid-19 terutama posko perbatasan. Katanya, Posko harus ditingkatkan mengingat pemudik akan banyak masuk kampung halaman. Termasuk tempat isolasi harus disempurnakan.
Mengenai anggaran yang disiapkan untuk penanggulangan Covid-19 sebesar Rp 12 miliar, Budiman meminta Pemerintah melalui TPAD agar melakukan rasionalisasi apakah perlu lagi dilakukan.
“Anggaran Rp 12 miliar itu apa sudah cukup atau perlu lagi dilakukan rasionalisasi anggaran. Kita harus pastikan karena kita belum tahu kapan wabah ini akan berakhir,” tambahnya. (MN-01)











