Ranto Baek| kebakaran hebat terjadi di Desa Tandikek Kecamatan Ranto Baek Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Sabtu pagi (6/1/2021) sekitar pukul 9.15 Wib pagi mengakibatkan 2 rumah ludes terbakar.
Pemilik rumah tersebut bernama Amruddin Lubis (41) dan Darwin (31)
Informasi diperoleh MohgaNews dari Kepala Desa Tandikek, Bardansyah. Ia menceritakan kronologis kejadian tersebut.
”Asal mula api berawal dari rumah Amruddin berukuran 7x 5 meter semi permanen, kebetulan tadi pagi, anaknya bernama Zahra sedang berada di rumah menjaga adeknya karena kedua orangtuanya pergi ke kebun, dia (Zahra) memanaskan air menggunakan kayu bakar di dapur, selesai memasak, dia mematikan api dan meninggalkannya, setelah itu pergi ke kamar untuk tidur, kebetulan si Zahra sedang puasa,”
”Mengetahui kebakaran tersebut, Zahra merasa kepanasan dan keluar dari kamarnya, tiba-tiba api dari kayu bakar yang dimatikan tersebut sudah meluap membakar dinding kayu rumahnya. Setelah itu, dia keluar rumah untuk meminta pertolongan, tapi tidak banyak warga di kampung karena mulai pagi sudah berangkat ke ladang mencari nafkah, akhirnya api semakin membesar dan meluap ke rumah di sampingnya berukuran 5×5 meter model kayu permanen,” kata Kades
Masih Bardan, kata dia, kedua isi rumah tersebut tidak ada yang terselamatkan karena pemadam kebakaran dari Perusahaan Tri Bahthera Srikandi (TBS) terlambat ke lokasi.
”Semua isi rumah tidak terselamatkan, Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Sekarang kedua keluarga yang terkena musibah tersebut telah mengungsi dirumah keluarganya, kerugian material ratusan juta rupiah,” tambahnya.
”Pihak Pemerintah Desa telah membuat kebijakan untuk membantu korban dengan cara mendirikan posko bantuan, meminta sumbangan ke setiap rumah di Desa Tandikek, berkoordinasi bersama pihak perusahaan dan telah menembuskan surat kepada Dinas Sosial Madina untuk memohon bantuan, Alhamdulilah sudah ditanggapi, jika tidak ada kendala, hari Senin besok, mereka turun ke Lokasi,” tutupnya.
Sementara Kepala Dinas Sosial, M Taufik Lubis yang dihubungi MohgaNews belum bisa memberikan keterangan karena masih mengikuti rapat. (MN-08)












