PRSU ke-50 Resmi Ditutup, Bupati Madina Apresiasi Kerja Keras Tim Meski Terbatas Anggaran

MEDAN – Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 di Kota Medan resmi ditutup pada Sabtu (2/8/2026), setelah berlangsung selama satu bulan penuh sejak 3 Juli 2026.

Di tengah sorotan gelaran tahunan ini, Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh tim panitia daerah yang tetap berdedikasi menampilkan kebudayaan serta produk UMKM unggulan dari Bumi Gordang Sambilan, meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran.

Bupati Saipullah menilai tim Madina telah bekerja secara maksimal dan memberikan performa terbaik sepanjang pameran. Ia menekankan bahwa raihan atau hasil akhir perlombaan bukanlah satu-satunya tolok ukur keberhasilan dalam ajang PRSU kali ini.

“Hasil yang diperoleh hari ini tidak perlu membuat kita berkecil hati atau kecewa. Seluruh 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara tentu telah mempersiapkan yang terbaik, dan penilaian sepenuhnya ada pada indikator panitia,” kata Saipullah, Sabtu (2/8/2026).

Lebih lanjut, Saipullah menegaskan bahwa semangat tim untuk mempromosikan keanekaragaman budaya Madina di tengah kondisi finansial daerah yang terbatas merupakan pencapaian yang patut dibanggakan.

“Saya sangat bangga. Walaupun dalam situasi yang tidak mudah dan kemampuan keuangan daerah yang terbatas, kita masih sanggup membuktikan diri dan memberikan yang terbaik untuk Madina,” tuturnya.

Meski mengapresiasi perjuangan tim, Bupati Madina mengingatkan agar keikutsertaan tahun ini tetap dijadikan bahan evaluasi mendalam demi perbaikan di masa depan.

Ia berharap pengalaman dari PRSU ke-50 ini menjadi pemicu semangat untuk melakukan persiapan yang jauh lebih matang pada gelaran PRSU di tahun-tahun berikutnya. (FAN)