OLEH: Nora Handayani Tumanggor
Seiring perkembangan zaman yang semakin canggih tak luput dari peran media massa dan media online sebagai alat transfernya. Drama adalah salah satu produk media massa dan media online terutama drakor (drama korea) yang diminati masyarakat luas bukan hanya dinegara asalnya yaitu korea tapi juga menyebar ke manca negara hingga ke Indonesia. Peminat drakor mulai dari kalangan remaja hingga orang dewasa, penyajian alur cerita yang menarik memiliki daya tarik tersendiri sebagai pembeda drakor dengan dram-drama lainnya. Penyajian drakor yang menarik membuat penonton seolah-olah mendapat peran di dalam dramanya, dengan alur ceritanya yang penuh mistri, penulis dan sutradara seolah mengajak penonton untuk menebak kelanjutan episode yang akan datang sehingga membuat penonton menjadi candu dan menantikan setiap episodenya.
Selain alur drama yang menarik di dalam dramanya juga banyak menampilkan fhation-fhation actor dan actrisnya yang stylish serta menawan sehingga menjadi daya tarik drakor juga, penonton yang melihat akan tertarik dan ingin memiliki fhation yang sama hingga membelinya agar bisa serupa (couple) dengan actor atau actris tersebut. Selain fhation yang ditampilkan gaya makan actor dan actrisnya dengan makanan-makanan khas korea yang nikmat dan unik-unik juga menjadi pusat perhatian dan incaran para penikmat drakor, hingga merubah perlahan-perlahan gaya hidup penonton dari yang mulanya penonton Indonesia makan menggunakan tangan atau sendok mulai beralih ke sumpit yang sudah tidak jarang kita temui di rumah-rumah sampai ke restoran-restoran lokal yang menyediakan sumpit hingga banyak produk-produk halal yang menyerupai makanan korea seperti toppoki, ramen, udon, kimbap dan banyak lagi.
Sebenarnya dari drakor penonton juga bisa mendapat ide wirausaha baik di bidang fhation dan kuliner. Jika penonton memiliki bakat desainer otomatis penonton akan mendapat ide yang cemerlang untung merancang busana-busana yang kekinian atau lagi tren dikalangan remaja hingga ibu-ibu yang mana mereka sering membeli model baju yang mengikuti gaya-gaya actor dan actris di drakor, berkat menontonnya penonton bisa merancang busana menggunakan kain produk-produk lokal yang sangat berkualitas dengan inspirasi modelnya mengkolaborasikan dari drakor-drakor yang ditonton dengan kain produk lokal. Kualitas kain milik negara kita Indonesia juga tidak kalah bagus dengan kain milik negeri gingseng tersebut. Penikmat drakor juga bisa memodifikasi busana-busana yang tren tapi tidak menutup aurat menjadi pakaian yang muslim dan muslimah yaitu dengan cara membuat tren model yang kainnya terbuka menjadi tertutup, yang harusnya ketat dilonggarkan ketika menjahit, yang kainnya terawang dibuat lebih tebal sesuai dengan aturan agama Islam.
Makanannya juga begitu, bagi penikmat drakor pasti tidak asing dengan makanan yang sering di tampilkan di serial drama, selain penyajiannya yang simple dan praktis tapi memiliki cita rasa yang sangat pantastis nikmatnya bagi pecinta makanan korea dan juga bagi korban penonton drakor yang menyaksikan drama tersebut hingga menyukai makanannya karena memang begitu nikmat diperlihatkan di dalam drama, sehingga membuat penasaran penonton dang ingin mencobanya. Makanan korea memang sudah tren di Indonesia dan disukaiai khalayak ramai dari mulai pecinta drakor yang awalnya coba-coba setelah menonton drama korea atau menonton vlog-vlog vloger di media sosial yang mereview makanan khas korea dan kemudian ketagihan dengan rasanya. Dalam hal ini dapat dimanfaatkan juga sebagai sebuah ide usaha yang menjanjikan khususnya di daerah Tapsel, Madina, Kota Padangsidempuan dan sekitarnya karena belum ada pengusaha kuliner yang menekuninya secara konsisten dan komplit. Jajanan korea memang sudah mulai tersedia atau beredar di market-market hampir di seluruh kota di Indonesia seperti topokki hanya saja belum komplit dan masih banyak lagi makanan cepat saji yang belum tersedia karena memang harus dimasak langsung seperti kimbap, corndog, udon, dan lain-lain yang tidak bisa dibuat dalam bentuk kemasan. Penyajian jajanan korea yang praktis dan juga tidak membutuhkan modal yang banyak akan sangat popular di kalangan remaja masa kini, bahkan ibu-ibu rumah tangga juga sudah mulai memasukkan menu masakan korea ke daftar menu hariannya seperti bulgogi yaitu makanan khas korea yang berbahankan daging sapi yang diiris tipis-tipis kemudian ditumis yang diberi bumbu rempah-rempah khas dan kecap asin, ada juga kimchi yang terbuat dari sayuran yang dipermentasikan dan banyak lagi makanan-makanan khas korea yang mulai dikenal di Indonesia
Drama korea yang identik dengan percintaan dan adegan-adegan vulgar memiliki citra jelek dimata orang yang tidak menyukainya. Memang tidak bisa dipungkiri rata-rata drakor memiliki scen-scen yang tidak pantas ditonton anak di bawah umur karena memang target pasar konsumen dari drakor bervariasi juga ada yang tujuan atau sasaran pasarnya untuk anak-anak, remaja, dewasa dan orang tua, penonton dituntut bijak ketika ingin mengkonsumsi atau menonton drakor dan drama-drama lainnya (non-drakor). Sebenarnya drakor bukan hanya mengkisahkan tentang percintaan dan perbucinaan, banyak hal-hal bermanfaat dan pembelajaran yang dikisahkan di dalam drakor juga tergantung kita memilah dan memilih yang ingin kita tonton. Drakor juga banyak menceritakan atau menjelaskan tentang cara menjadi profesional di bidang profesi yang ditekuninya.
Dari drakor penonton juga bisa belajar banyak hal dari berbagai profesi seperti masalah kesehatan banyak drama korea yang menyajikan tentang dunia medis yang banyak membahas tentang tata cara mengobati kesehatan fisik dan mental, dan banyak juga yang menjelaskan istilah-istilah dasar dalam dunia medis yang wajib di ketahui khalayak ramai, serta resep-resep obat bagi penyakit ringan seperti flu, batuk, dan sebagainya. Contoh drakor yang banyak memberikan ilmu kepada penontonnya ialah doctor stranger. Drakor doctor strager bercerita mengani seorang dokter yang sangat profesional dan ahli di bidang medis, di dalam drama tersebut dijelaskan banyak hal tentang penangan pertama yang harus dilakukan seseorang yang cedera keseleo misalnya harus dibalut dengan kayu agar tangan tersebut tetap lurus, hingga adanya cara membedah tubuh manusia tanpa mengeluarkan darah sedikitpun jika sang dokter tepat menyanyat kulit tubuh pasien di daerah-daerah tertentu. Banyak lagi hal-hal menarik yang didapatkan dari film doctor strager tersebut. Banyak lagi drama-drama korea yang bagus untuk ditonton serta menjadi referensi bagi penonton jika ingin menjadi handal di profesi yang ditekuninya.
Menonton drakor bukan berarti hal yang dibenarkan oleh agama Islam, sehingga pembaca menganggap tulisan ini sebagai pembenaran dalam menonton drama korea atau drama-drama lainnya. Penulis hanya ingin menyampaikan adanya hal-hal positif di dalam drama korea yang dapat diambil sisi baiknya yang tidak bisa di pungkiri juga banyak hal-hal yang tidak seharusnya diperlihatkan malah diperlihatkan di drama-drama tersebut yang bertentangan dengan ajaran agama Islam, melalui tulisan ini penulis mengajak pembaca agar bijak dalam mengkonsumsi drama-drama korea pilih drama-drama yang bertajuk ilmu pengetahuan dan mengenyampingkan drama-drama yang bertajuk romen dan percintaan.
Kemajuan zaman yang semakin canggih seharusnya juga mengubah pola pikir menjadi semakin maju bukannya makin terbelakang. Sama halnya dengan media massa ataupun media online yang digunakan sekarang, banyak hal-hal positif dan negatif terdapat disana, maka jadilah pemakai yang bijak yang mampu memanfaatkan media tersebut sebaik-baiknya, bukan malah media yang mengontrol kehidupan sehari-hari yang kebanyakan manusia tidak bisa terlepas darinya sehingga ia tidak mampu memanfaatkan waktunya sebaik mungkin. Produk-produk media yang kita konsumsi sehari-hari tidak harus kita terima secara mentah-mentah tapi harus di pilah-pilah, ambil segala yang bermanfaat dan jadikan yang buruk-buruk sebagai pembelajaran ataupun PR untuk diperbaiki di masa yang akan mendatang. Karena setiap manusia adalah pemimpin jika ia tidak memimpin orang lain setidaknya ia memimpin dirinya sendiri atas perbuatannya, dan setiap perbuatannya akan dipertanggung jawabkan kelak di hadapan sang pencipta Allah SWT. Seperti hadist Rasulullah SAW
أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَلَا كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ
Rasulullah SAW bersabda Ketahuilah setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.
Penulis adalah mahasiswa pascasarjana prodi KPI UIN Syahada Padangsidimpuan






