Desember 6, 2022

MADINA, Mohga – pemilihan kepala desa secara serentak di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sudah memasuki tahapan perbaikan admistrasi bakal calon. Pemilihan yang akan diselenggarakan pada 20 Desember mendatang tentunya tidak luput dari pengamanan yang dilakukan oleh Polri setempat.

Mengenai pengamanan, Polres Madina saat ini sedang mempersiapkan teknis bagaimana pola yang akan dilakukan di lapangan.

Kapolres Madina, AKBP HM Reza Chairul Akbar Sidiq mengatakan akan melakukan rapat tentang pengamanan Pilkades dengan Polda Sumatera Utara.

“Konsep kita nanti di lapangan belum rampung. Kita dipanggil Polda Sumut terkait kesiapan pengamanan ini, sekaligus menerima petunjuk dari Polda,” kata Reza, Selasa (22/11/2022)

Reza menyebut, ketentuan teknis dalam pengamanan Pilkades di Madina baru dinyatakan final setelah tanggal 5 Desember 2022.

“Mungkin setelah tanggal 5 nanti baru fiks, penentuan TPS kan belum juga masuk ke tahapan itu,” ungkapnya.

Kepala Dinas PMD Madina melalui Kepala Bidang Pemerintahan dan Desa (Pemdes), Hasan Basri menambahkan bahwasanya anggaran pengamanan Pilkades bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) yang ditampung dalam APBDes.

“Dalam APBD daerah tidak bisa ditampung anggaran pengamanan tersebut karena tidak bisa di entri pada sistem informasi perencanaan daerah (SIPD). Menu pengamanan Pilkades tidak ada di SIPD tersebut,” ujarnya, Rabu (23/11/2022).

Hasan menyebut jumlah anggaran yang ditampung dalam APBDes berpariasi dengan rincian angka paling tinggi Rp 5 juta setiap desa.

“Rincian belanja anggaran pengamanan itu saya tidak hapal dan itu pun berpariasi sesuai dengan kemampuan keuangan desa,” ungkapnya. (MN-08)