MADINA, Mohga – Polres Mandailing Natal (Madina) melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) masih mencari keberadaan terduga pelaku tabrak lari di jalan lintas sumatera Gunung Tua Kecamatan Panyabungan.
Peristiwa kecelakaan terjadi pada Sabtu malam (14/10/2023) sekitar pukul 23.00 WIB.
Kasat Lantas Polres Madina AKP Syamsul Arifin Batubara kepada Mohganews mengatakan pihaknya sudah mengantongi identitas pemilik mobil Pajero Sport dengan nomor polisi BA 1842 QD.
Berdasarkan data pada Surat Izin Mengemudi (SIM) dan STNK mobil tersebut, pemiliknya warga jalan ABRI Kecamatan Panyabungan, berinisial TN (49)
Sementara identitas korban yang mengendarai sepeda motor bernama Muhammad Khoiril (20) warga Desa Gunung Tua Iparbondar Kecamatan Panyabungan.
“Tadi pagi dapat identitas SIM, kami langsung ke alamat tersebut dan minta istri dari pemilik SIM tersebut bisa menghubungi dan membujuk suaminya pulang sesuai dengan yang punya SIM. Betul atau tidaknya itu mobil dia belum kami konfirmasi,” kata AKP Syamsul, Minggu (15/10/2023).
Dijelaskan Kasat, pihaknya akan terus mencari keberadaan orang sesuai dengan identitas SIM tersebut.
“Istrinya lagi bujuk suaminya untuk pulang, mungkin saat ini lagi shok atas kejadian semalam. Untuk mobil Pajero Sport kita amankan di Laka Lantas,” jelasnya.
Untuk memastikan informasi keberadaan korban di RSUD Panyabungan, Mohganews berupaya menemui keluarga korban, namun pihak perawat dan bagian admisi menyebut pasien atas nama Muhammad Khoiril sudah pulang.
“Tadi malam ada masuk, tapi enggak sempat dirawat. Hanya di sampai IGD saja dan mereka sudah pulang,” kata seorang security RSUD Panyabungan yang mendapat informasi dari dokter di IGD.
Diinformasikan, korban dalam keadaan sadar dan mengalami luka robek tumit kaki kanan, luka lecet punggung kaki kiri dan kanan, luka lecet tangan kiri dan kanan.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa tabrak lari terjadi di jalan lintas sumatera tepatnya di Gunung Tua Kecamatan Panyabungan. Mobil Pajero Sport menabrak seorang pengendara sepeda motor.
Warga yang melihat kejadian itu sontak mengejar mobil tersebut sehingga ditemukan di pinggir jalan di Desa Parbangunan. Mobil tersebut dirusak oleh massa, kaca depan, belakang dan juga spion hancur dilempari batu.
Beruntung sejumlah personel TNI-Polri datang untuk meredam emosi massa. Menurut sumber Mohganews bernama Apri Adi Pratama, apabila tak ada petugas di lokasi, mobil tersebut mau dibakar. (MN-08)









