Mohganews|Madina- berawal dari adanya Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah meninggal dunia yang bertugas di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang terdeteksi positif Covid-19 melalui swab test, Dinas PUPR Madina menghentikan segala aktifitas perkantoran untuk sementara waktu.

Hal itu terlihat dari kondisi kantor yang ditutup dan hanya ada satu staf yang berjaga di halaman kantor Dinas PUPR pada Selasa (08/09/2020) di komplek perkantoran Paya Loting. Sementara untuk pegawai serta staff honorer diberlakukan work from home (wfh) atau bekerja dari rumah.
Plt Kepala Dinas PUPR Subuki Nasution ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa hal itu sesuai dengan arahan Tim Gugus Tugas Covid-19 Madina untuk sterilisasi sekaligus penyemprotan desinfektan guna meminimalisir penyebaran Covid-19.
“Kita tutup sementara hingga Rabu, Kamisnya (10/09) kita akan kembali bkerja dengan memberlakukan sistem shift. Hal ini sesuai arahan dari Tim Gugus Tugas Covid-19, dan kemarin sudah dilakukan penyemprotan desinfektan,” ujarnya ketika dihubungi melalui seluler.
Adapun Pegawai yang terpapar Covid-19 tersebut ialah pejabat Kepala Seksi Rehabilitiasi Irigasi Salman Batubara (SB) yang dijelaskan juga mengidap penyakit lain.
“Sebelumnya Almarhum memang sudah sakit, dibawa ke Medan untuk berobat, dan Beliau meninggal dunia sebelum hasil swab test keluar. Setelah keluar hasil swab test, almarhum dinyatakan positif,” terang Subuki.
Terkait pegawai dan staff honorer lain yang bekerja di Dinas PUPR Madina, Subuki menjawab bahwa pegawai yang dilakukan swab test hanya yang menunjukkan hasil reaktif saja ketika dilakukan rapid test.
“Swab test dilakukan untuk pegawai yang reaktif ketika rapid test,” tukasnya.
Sebagai langkah antisipasi, Subuki menekankan kepada seluruh staff dan jajarannya agar menerapkan protokol kesehatan dengan benar.
“Sluruh staff dan jajaran agar semakin sadar untuk menjaga kesehatan dan selalu menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, memakai masker menjaga jarak fisik,” ucap Subuki. (MN-09)












