MohgaNews|Madina – peristiwa demo berujung kirsuh di Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Mandailing Natal (Madina) memulai babak baru. Polisi mengamankan 11 orang yang diduga sebagai pelaku pengerusakan dan pembakaran 2 unit mobil pada aksi tersebut.
Kapolres Madina Ajun Komisaris Besar Polisi Horas Tua Silalahi membenarkan pihaknya sudah mengamankan 11 orang yang diduga sebagai perusuh dan pelaku pembakaran pada aksi demo tersebut.
“Sudah ada 11 orang yang kita amankan, 3 orang diantaranya sudah ditetapkan tersangka, dan 8 orang masih dalam tahap pemeriksaan,” kata Horas Tua
Perwira menengah Polri itu menyebut 3 orang yang sudah ditetapkan tersangka itu diamankan polisi pada Kamis malam kemarin, sementara 8 orang lainnya diamankan pada Jumat sore.
Horas mengatakan dari penyelidikan dan pengembangan yang dilakukan penyidik, masih ada kemungkinan penambahan pencarian yang diduga pelaku maupun provokator.
“Masih ada kemungkinan bertambah. Kita lihat nanti hasil penyelidikan,” ujarnya.
Senada juga disampaikan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Madina AKP Azwar Anas. Ia menyebut masih ada pelaku yang masih dalam pencarian
“Tadi sudah ada yang kita amankan 8 orang, tersangka baru 3 orang, dan masih ada ini penambahan,” kata Azwar.
Aksi unjuk rasa warga Desa Mompang Julu pada hari Senin (29/6/2020) kemarin awalnya dikarenakan permasalahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari dana desa untuk menangani dampak Covid-19. Saat itu warga meminta kepala desa Hendri Hasibuan diberhentikan dari jabatannya disebabkan tidak transparan dan penyaluran BLT tersebut. Permintaan warga tidak disanggupi pemerintah, dan pemerintah meminta waktu 3 hari untuk memproses masalah tersebut. Namun warga tidak menerima dan tetap ingin kepala desa diberhentikan.
Proses mediasi sudah dilakukan pemerintah bersama kepolisian. Lalu pada senin sore terjadi aksi kericuhan, ada sekelompok orang warga yang melempari personel polisi yang bertugas. Aksi perusuh tidak hanya disitu saja, mereka juga menggulingkan 2 unit mobil aparat hingga membakar mobil tersebut. Salah satu mobil yang dibakar adalah mobil Wakapolres Madina AKBP E Zalukhu. (MN-01)











