Kepala Sekolah SDN 388 Hutaimbaru Minta Dinas Pendidikan Tindak Tegas Suriani

MADINA – Kepala Sekolah SDN 388 di Desa Hutaimbaru, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal, Ahmad Yuni, meminta Dinas Pendidikan segera menindak Suriani, guru PPPK yang sangat jarang masuk sekolah.

Ahmad Yuni ketika dihubungi Mohganews, Minggu (1/2/2026), mengaku sudah jenuh atas sikap dari Suriani yang tidak merespons peringatan lisan darinya agar masuk mengajar ke sekolah tersebut. Murid Suriani terlantar akibat dirinya jarang datang mengajar.

“Saya sering menelepon Suriani agar masuk sekolah, tetapi selalu banyak alasan. Sikap dia ini sudah membuat kami resah dan kami selalu ikut terlibat masalah atas sikap dia ini,” kata Yuni.

Ahmad Yuni juga mengakui dirinya sudah dua kali dipanggil ke Dinas Pendidikan Madina atas persoalan dari Suriani yang sangat jarang masuk kantor. Ia meminta Suriani diproses atau dipindahkan saja dari sekolah tersebut. “Kalau bisa dipindahkan saja dari sini. Orang tua siswa juga banyak keberatan,” tegasnya.

Terpisah, sejumlah orang tua siswa SDN 388 Hutaimbaru mengaku sangat keberatan atas sikap dari Suriani. Para orang tua ini sudah berniat akan menjumpai Bupati Madina Saipullah Nasution di Panyabungan untuk melaporkan secara langsung.

“Meski Suriani ini telah dipanggil oleh pihak Dinas Pendidikan pada November 2025 yang lalu, dia tidak juga berubah. Maka dari itu, kami akan mengambil langkah melapor langsung ke Bapak Bupati,” ucap sejumlah orang tua siswa.

Dapat diketahui, Suriani merupakan Guru PPPK yang dilantik Bupati Madina Saipullah Nasution pada 28 April 2025. Suriani diketahui tinggal bersama orang tuanya di wilayah Kecamatan Natal. (FAN)