BATAHAN, – Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Desa Kubangan Tompek Kecamatan Batahan, Mandailing Natal (Madina) mengadakan rapat guru akhir tahun dalam rangka peningkatan mutu madrasah
Rapat tersebut selain dihadiri tenaga guru turut juga dihadiri pemerintahan desa setempat, yaitu Kepala Desa Maspul beserta jajarannya.
Rapat ini sekaligus penyerahan insentif bagi guru. Setiap guru memperoleh Rp 2,1 juta dengan jumlah penerima 6 orang. Dana tersebut ditampung di dalam dana desa
“Bantuan insentif untuk guru MDTA maupun TPQ ditampung dalam dana desa. Harapan kita bantuan ini menjadi motivasi bagi guru mendidik anak-anak soal pengetahuan agama,” kata Maspul, Minggu (2/1/2022). Ia menyebut penyerahan insentif ini dilakukan pada hari Kamis (30/12/2021) kemarin
Hadiannur, Kepala MDTA dan TPQ hisbulwathon desa Kubangan tompek dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pemerintahan desa Kubangan Tompek atas bantuan insentif guru madrasah.
“Kami akan berusaha melakukan yang terbaik semampu kami mendidik anak-anak kita,” ucapnya.
Ia mengatakan besaran insentif seharusnya diterima guru adalah Rp 2,1 juta perorang dengan jumlah guru 6 orang. Tetapi, karena ada penambahan guru baru 1 orang, maka dengan kebijakan dan kesepakatan bersama, insentif mereka dikurangi untuk diberikan kepada guru yang baru masuk itu. Sehingga yang diterima guru adalah Rp 1,8 juta perorang. (MN-14)











