Panyabungan Utara| setelah sempat diselamatkan oleh warga ketika perahu/getek yang ditumpanginya oleng, Krisman Hutapea (74) yang tercatat sebagai warga Desa Kampung Baru, Kecamatan Panyabungan Utara, Kab. Mandailing Natal (Madina) akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya sesaat setelah dievakuasi ke pinggir sungai Batang Gadis Desa Kampung Baru, Rabu (4/11/2020).

Awal mula peristiwa naas tersebut terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 07:30 Wib saat Krisman Hutapea yang berprofesi sebagai petani hendak pergi ke areal perkebunan di Desa Simanondong dengan menaiki getek (perahu tarik) yang dioperasikan oleh Hotma Sianipar (60) untuk menyeberangi sungai.
Ketika posisi perahu berada di tengah sungai, perahu yang ditumpangi Krisman bersama 7 orang lainnya itu oleng ke kanan hingga ujung perahu mulai tenggelam. Karena panik, Krisman bersama 5 penumpang lain langsung terjun ke sungai.
Melihat kejadian tersebut, Dedi Agus Cinta Barat, Sardo Pangaribuan dan sejumlah warga yang berada di kedai kopi di pinggir sungai Batang Gadis bergegas turun dan menyelamatkan para korban.
Warga akhirnya berhasil mengevakuasi Krisman yang sempat terseret arus sungai sejauh 100 meter dan membawanya ke tepian sungai dengan kondisi masih bernyawa, kemudian, warga beralih menyelamatkan korban lainnya. Setelah itu, warga hendak membawa Krisman untuk segera mendapat pertolongan medis, namun ternyata Krisman telah menghembuskan nafas terakhirnya.
“Pertama kami selamatkan pak Krisman, setelah itu kami bawa ke tepi sungai. Saat itu beliau masih hidup dan masih bisa bicara. Kemudian kami beralih menolong korban lainnya. Setelah yang lainnya selamat, kami kembali ke pak Krisman untuk dibawa dan mendapat pertolongan medis, namun pak Krisman ternyata sudah meninggal,” ujar Dedi yang membantu penyelamatan korban bersama 6 orang rekannya menurut informasi yang diperoleh dari pihak Kepolisan.
Begitu mengetahui kabar tersebut, personil Polsek Panyabungan, Unit Identifikasi Polres Madina bersama pihak Puskesmas Mompang langsung turun ke lokasi guna melakukan pemeriksaan dan identifikasi serta olah TKP.
Kapolsek Panyabungan, Andi Gustawi ketika dikonfirmasi Mohganews, Rabu (4/11/2020) membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Benar, ada warga Panyabungan Utara yang terseret arus sungai dan meninggal. Adapun jenazah korban saat ini sudah dibawa ke rumah duka. Sementara korban lainnya berhasil deselamatkan,” ujar Andi Gustawi.
Selanjutnya, Polisi berpangkat 3 balok emas di pundak ini mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada ketika hendak menyeberangi aliran sungai, mengingat kondisi cuaca yang tak menentu beberapa hari belakangan.
“Kita imbau kepada masyarakat yang tinggal maupun beraktifitas melalui aliran sungai, terkhusus masyarakat maupun pemilik atau operator mode transportasi perahu dan sejenisnya agar tetap berhati-hati mengingat kondisi cuaca yang tak menentu akhir-akhir ini. Dan juga, kita meminta kepada masyarakat agar secepatnya melaporkan kejadian yang seperti ini kepada pihak kepolisian,” pungkasnya. (MN-07)










