MADINA – Puncak turnamen sepak bola bergengsi Binatama Cup II akan tersaji sore ini di Stadion Mini Kelurahan Kotasiantar, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Laga pamungkas yang mempertemukan Old Crack Madina (OCM) FC melawan Fun Football dijadwalkan kick-off pada pukul 16.00 WIB, Minggu (10/5/2026).
Pertandingan ini diprediksi bakal menjadi magnet bagi pencinta sepak bola di Sumatera Utara. Pasalnya, kedua finalis dipastikan menurunkan deretan pemain kontrak yang biasa merumput di kasta Liga 2 Indonesia.
Ketua Panitia Turnamen, Muhammad Ikhsan, mengatakan bahwa kedua tim telah mendaftarkan pemain-pemain terbaik mereka. Strategi menggabungkan talenta lokal Madina dengan pemain “cabutan” dari luar provinsi menjadi daya tarik utama laga ini.
Seperti OCM FC, binaan dr. Syafran Halim. Tim OCM FC mengandalkan kombinasi paketan pemain luar daerah yang sudah malang melintang di kompetisi nasional.
OCM mempercayai pemain kontrak seperti, Danu Subroto, Rafi, Anjas, Yoga Panjaitan, Ikhsan Chan, dan Yudi Safrizal. Untuk pemain lokal yang diturunkan adalah, Raja Hasibuan, Riski Pangaloan, Abdul Muluk, dan Afandi.
Sementara Fun Football, binaan Toko Asrin Siregar, Pidoli Dolok
Tak mau kalah, Fun Football juga memboyong pilar-pilar tangguh untuk meladeni permainan cepat OCM FC.
Pemain kontrak Fun Football adalah Yogi, Abror, Ronggur, Rahma Doni, dan Rizal Lubis. Untuk oemain lokal mereka yakni, Irul, Zulhamdi, Alawi, Omen, Muslih, dkk.
Menjelang laga panas tersebut, panitia pelaksana memastikan aspek keamanan dan kenyamanan penonton menjadi prioritas utama. Muhammad Ikhsan menegaskan bahwa pihaknya telah menyiagakan personel keamanan yang solid hingga laga usai.
“Kami mengingatkan kedua tim agar tetap menjunjung tinggi sportivitas. Begitu juga kepada suporter, mari kita jaga suasana agar tetap kondusif,” ujar Ikhsan.
Untuk memanjakan para penonton yang hadir, panitia juga menyediakan berbagai fasilitas menarik. Penonton juga diwajibkan membeli tiket masuk Rp 25 ribu perorang sebagai syarat menyaksikan laga.
“Panitia telah menyiapkan undian hadiah (doorprize) yang akan dibagikan di sela-sela pertandingan,” ungkapnya.
Ikhsan berharap, laga ini diharapkan tidak hanya menjadi tontonan yang menghibur melalui skill individu para pemain Liga 2, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan gairah sepak bola di bumi Madina. (FAN)








