Bupati Madina Dorong Nauli Bulung Sipolupolu Jadi Generasi Kreatif

MohgaNews|Madina – persatuan Nauli Bulung Kelurahan Sipolupolu Kecamatan Panyabungan mengadakan silaturahmi dengan Bupati Mandailing Natal (Madina) Drs Dahlan Hasan Nasution, Senin sore (3/8/2020) di rumah makan Desa Salambue, Panyabungan.

Bersama Bupati, turut hadir anggota DPRD Madina dari Fraksi Partai Golkar Arsidin Batubara dan Sobir Lubis. Hadir juga Kepala dinas kesehatan dr Syarifuddin sekaligus Ketua harian ‘Badai Selatan’

Nauli Bulung Sipolupolu Panyabungan diskusi dengan Bupati Madina tentang ekonomi kreatif

Pada pertemuan tersebut, Bupati Dahlan Hasan Nasution mendorong supaya Nauli Bulung Kelurahan Sipolupolu untuk melakukan kegiatan-kegiatan kreatif dan mengisi waktu senggang dengan hal yang positif. Apalagi Sipolupolu berada di pusat pemerintahan Kabupaten Madina.

“Kalian harus bisa jadi contoh bagi Nauli Bulung di desa dan kecamatan lain yang ada di Madina. Nauli Bulung Sipolupolu harus jadi manusia yang kreatif dan produktif. Sehingga tidak selalu bersandar dari orang tua,” kata Dahlan.

Bupati menerangkan, Naposo Nauli bulung hanya ada di Tabagsel, terutama di Kabupaten Madina. Itu menandakan bahwa Mandailing adalah suatu bangsa yang besar yang bukan hanya sekedar suku.

“Kita adalah bangsa yang besar dan memiliki budaya yang dikagumi di negeri ini. Kita punya budaya leluhur, yang mana budaya dimaknai sebagai budi pekerti, tutur sapa, dan sopan santun

“Kita harus terus berbenah dan memperbaiki diri kita, jangan menghabiskan waktu untuk hal yang tidak bermanfaat,” ujarnya

Ke depan, kata Dahlan. Nauli Bulung Sipolupolu harus punya kegiatan yang bisa menciptakan uang.

“Kebetulan di sini ada anggota dewan kita sekaligus pemilik pusat ekonomi kreatif di bidang kerajinan tangan yaitu Kampung Kaos Madina (KKM). Kita bekerja sama dengan KKM. Misalnya membuat perabot rumah tangga dengan mengolah pohon kelapa, nanti dikemas sedemikian rupa, sehingga bisa layak jual di pasar. Kemudian untuk tata rias pengantin, saya sudah bicarakan dengan Ketua TP PKK agar dibuat pelatihan tata rias di rumah dinas, kita nanti buat tempatnya disitu. Artinya ke depan kita harus bisa jadi produsen dan bukan hanya konsumen,” kata Dahlan

Menanggapi Bupati Madina, Ketua Nauli Bulung Sipolupolu, Juli menyampaikan terima kasih atas ketersediaan waktu Bupati berdiskusi dengan perwakilan Nauli Bulung Sipolupolu.

“Kami ingin memperkuat persatuan Naposo Nauli Bulung di Sipolupolu. Terkhusus untuk kalangan Nauli Bulung. Apa yang pak Bupati sampaikan tadi merupakan dorongan bagi kami, dan kami menilai ini sebuah peluang bagi kami Nauli Bulung untuk membuat program kreatif dan produktif,

“Selain belajar tata rias, pak Bupati juga siap membantu kami untuk belajar tata boga. Ini suatu program yang amat cocok bagi kami kaum perempuan dan anak gadis. kami bersyukur dan berterima kasih kepada pak Bupati atas peluang ini,” kata Juli.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan diskusi bersama pemilik Kampung Kaos Madina sekaligus anggota DPRD Madina Sobir Lubis. (MN-01)