MADINA, Mohga – belum lagi hilang isu di media sosial tentang penculikan anak, warga Desa Kubangan Tompek Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) digemparkan degan kehadiran seorang pria bertingkah aneh, Senin (6/2/2023)
Kejadian ini bermula ketika pria tersebut mendatangi sebuah warung yang saat itu dijaga seorang anak pemilik warung. Pria tersebut membeli bensin eceran.
Saat membayar pria tersebut menggunakan uang kertas pecahan seribu model lama tapi masih baru. Melihat kondisi uang itu anak yang menjaga warung menanyakan pria itu apakah ada uamh pecahan lain karena ragu keaslian uang tersebut
Mendengar ucapan anak penjaga warung pria itu langsung menyampaikan nada ancaman denda Rp 100 juta kepada anak itu. Suasana bertambah riuh, warga dan pengunjung warung berdatangan lalu menanyakan identitas pria tersebut
Namun, jawaban pria tersebut tidak mengena kepertanyaan.
Maspul, Kepala Desa Kubangan Tompek saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.
“Kejadian itu benar, kebetulan rumah saya sangat dekat dengan warung itu. Melihat warga yang ramai saya datangi, ternyata ada orang yang tak dikenal, ketika saya bertanya kepada yang bersangkutan, jawabanya tak ada yang nyambung,” kata Maspul
“Melihat suasana yang makin ramai saya langsung menginfokan ke Kapolsek dan koramil 20 Batahan,” pungkasnya.
Sementara itu Kapolsek Batahan Iptu Maranaek Dalimunte SH kepada mohga menerangkan terkait orang tak dikenal yang sudah di kantornya.
“Setela kita interogasi kami mendapatkan identitas KTP dan SIM yang ia bawa, dari data itu pria ini bernama Rianto Sihalohu, usia 40 tahun dari Desa marihat dolok Kecamatan Dolok Pangaribuan Kabupaten Simalungun,” jelasnya.
“Dan Informasi dari kapolsek Dolok Pangribuan AKP Nelson Butarbutar melalui via telpon ia menyebutkan Rianto ini memang warga sana,Ia memiliki gangguan jiwa, besok keluarganya akan datang menjemput Rianto ini,” tutupnya. (MN-15)










