MADINA, Mohga – dalam rangka memperingati hari lahir Jenderal Besar Abdul Haris Nasution ke-104 Tahun, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bersama keluarga menggelar zikir dan doa bersama di tempat kelahirannya di Desa Huta Pungkut Tonga Kecamatan Kotanopan, (4/12/2022).
Abdul Haris Nasution merupakan salah satu Jenderal Bintang Lima di Indonesia kelahiran asli Kabupaten Mandailing Natal, tepatnya di Kecamatan Kotanopan. Jenderal yang selamat dari target PKI ini lahir pada 3 Desember 1918
Cucu Almarhum ‘Pak Nas’ sapaan Jenderal AH Nasution sewaktu masih hidup, berkumpul di tempat lahirnya di Huta Pungkut Tonga yakni Eka Trisny Edyanti Nurdin. Sementara dari barisan Pemkab Madina dihadiri Wakil Bupati yang juga berdomisili di Kecamatan Kotanopan, Atika Azmi Utammi Nasution, Wakil Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Nasution dan jajaran Muspika Kecamatan Kotanopan.
Eka Trisny mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan tamu undangan yang hadir dalam acara zikir dan doa di tempat lahir kakenya itu. Eka mengaku, saat ibunya masih hidup sangat menginginkan museum dan perpustakaan AH Nasution dibangun.
“Terima kasih atas keringanan langkah untuk dapat hadir di acara zikir dan doa ini, semoga Allah SWT mengabulkan segala doa yang kita panjatkan,” ucapnya.
Wakil Bupati Madina mengajak generasi muda untuk meneruskan legasi dari Jenderal AH Nasution, serta kembali mengukir sejarah penting dari tanah Mandailing.
“Kita selayaknya bersyukur bahwa tanah Mandailing ini melahirkan satu tokoh penting, dan sudah selayaknya kita kembali mengukir sejarah, ada lahir tokoh dari Mandailing untuk meneruskan apa yang sudah di prakarsai oleh Jenderal Abdul Haris Nasution,” imbuhnya.
“Mari kita doakan ada satu tokoh lahir siapapun itu dari Mandailing untuk kembali berkiprah di Nasional,” tambah Atika.
Wakil Bupati yang baru saja berulang tahun ke-29 ini kembali mengingatkan tentang janji kampanye soal pembangunan monumen Jenderal AH Nasution di Kabupaten Madina.
Atika mengaku, anggaran pembangunan monumen tersebut sudah ditampung dalam APBD 2022, namun karena memiliki kedala pada bagian lahan akhirnya kontrak tersebut dibatalkan.
“Lahan pembangunan monumen itu ternyata aset Pemprov Sumut yakni berlokasi di Taman Panyabungan. Pemkab Madina sudah melayangkan surat ke Pak Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi untuk permohonan izin pinjam pakai,” jelasnya.
Selanjutnya, Atika mengaku pembangunan monumen itu merupakan janji Pemkab Madina, apabila surat tertulis permohonan izin pinjam pakai dikeluarkan oleh Gubernur Sumatera Utara maka monumen tersebut akan dibangun.
Usai melakukan zikir dan doa bersama, Wakil Bupati, Cucu AH Nasution dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Dr H Asren Nasution meresmikan rumah literasi Jenderal AH Nasution. (MN-08)












