1.000 Orang Siswa di Batang Natal Sudah Divaksin Covid-19

0
192

PANYABUNGAN,- program Vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6 hingga 11 tahun di Kecamatan Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) saat ini berjalan dengan lancar tanpa ada kendala apapun.

Giat Vaksinasi di bawah naungan Koordinator Wilayah (Korwil) 11 UPT Dinas Pendidikan itu dimulai pada Senin (10/1/2022) kemarin.

Kepala Korwil 11 Batang Natal, Rasudin Nasution mengatakan semenjak louncing Vaksinasi tersebut, siswa dan orang tua sangat antusias mengikuti karena sebelumnya sudah dilakukan sosialisasi bersama Muspika setempat.

“Hingga hari ini, data siswa-siswi yang sudah divaksin sudah mau mencapai 1.000 orang dari 3.500 siswa Sekolah Dasar. Sebelumnya banyak orang tua yang tak mau anaknya divaksin, setelah kita sosialisasi, Alhamdulillah ada perubahan,” katanya, Kamis (13/1/2022).

Rasudin menambahkan, berbagai upaya mereka lakukan bersama guru dan kepala sekolah termasuk menyediakan snack bagi siswa usai melakukan suntikan vaksin.

“Maklum lah anak-anak, awalnya mereka sangat takut melihat jarum suntik, namun setelah kita memberikan snack dan beberapa jenis makanan lainnya, mereka akhirnya mau juga. Kemudian, orang tua juga kita imbau agar mendampingi anaknya pada saat pelaksanaan vaksin,” jelasnya.

Seperti di SN Negeri 032 Sinonoan Kecamatan Siabu, pihak sekolah menyediakan microfon bagi siswa untuk menghilangkan rasa jenuh dengan cara menyanyikan musik anak-anak.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Madina dibawah kepemimpinan Arbiuddin Harahap SSTP MM telah mengeluarkan surat penting yang diteruskan kepada pihak Kepala Sekolah dan Korwil se Madina.

Dalam surat bernomor 422/033/DISDIK/2022 berisikan tentang pentingnya Vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun. Dalam poin kedua, surat tersebut berbunyi pada saat penerimaan raport berikutnya, siswa diharuskan menunjukkan bukti telah melaksanakan Vaksinasi Covid-19.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Madina, hingga tanggal 12 Januari 2022, anak yang sudah divaksin sudah mencapai 11.282 anak dengan kalkulasi 19.32 persen. (MN-08)