IMA Madina Merasa Aneh, BPBD Belum Pastikan Jumlah Kerugian Banjir

0
237

PANYABUNGAN,- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) hingga saat ini belum memastikan jumlah kerugian akibat bencana banjir dan longsor pada 18 Desember, sebulan yang lalu

Ketika itu, bencana banjir dan longsor alam melanda belasan kecamatan di Kabupaten Madina. Ratusan rumah penduduk rusak bahkan ada juga yang h Begitu juga dengan sara maupun fasilitas umum lainnya.

Kepala BPBD Madina, Subuki yang dihubungi MohgaNews melalui selulernya tidak pernah tersambung, namun saat diminta keterangan lewat pesan tulis telepon biasa, Subuki menjawab hingga saat ini belum ada dirilis berapa jumlah kerugian akibat bencana alam tersebut.

“Indape dapot pastina dinda, lagi inventarisir terus OPD ta (Belum ada diperoleh dek, lagi inventarisir pihak OPD kita,” tulis Subuki kepada MohgaNews, Kamis (13/1/2022)

Diketahui, bencana alam melanda belasan Kecamatan di Kabupaten Madina terjadi pada 18 Desember 2021 lalu. Pasalnya, sudah 26 hari berlalu, data kerugian belum diperoleh oleh Pemkab Madina.

Terpisah, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Madina (IMA Madina), Abdul Khoir Batubara menyayangkan BPBD atas lambatnya penanganan dampak bencana di Madina

Ketua umum DPP IMA Madina, Abdul Khobir Batubara

“Kami prihatin atas situasi ini, sudah sebulan pasca kejadian kenapa BPBD tidak bisa memastikan jumlah kerugian? Ini kan aneh. Bila dibandingkan dengan bencana di Padang Lawas, pemerintah daerahnya cukup serius dan mudah sekali mendapatkan data kerusakan secara detail di sana,” ungkap Khoir Batubara

Kemudian, Khoir melihat bukan hanya mengumpulkan data kerugian, akan tetapi BPBD harus lebih siap menghadapi bencana di daerah.

“Banyak tugas BPBD untuk mengantisipasi kejadian seperti kemarin, pada khususnya di wilayah pantai barat sana. Jika ada alasan BPBD saat ini masih tahap penyaluran bantuan, itu sudah menjadi alasan klasik. Kami mohon bekerjalah yang terbaik untuk rakyat,” ujarnya. (MN-08)