MADINA, Mohga – Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali menggelar wisuda angkatan ke IV di aula gedung baru STAIN Komplek Pinago Desa Pidoli Lombang Kecamatan Panyabungan, Sabtu (10/12/2022).
Wisuda angkatan IV ini menamatkan sebanyak 253 orang mahasiswa dan mahasiswi dari berbagai program studi yakni Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Hukum Ekonomi Syariah (HES).
Sidang senat terbuka dimulai pukul 08.00 WIB yang dibuka oleh Ketua STAIN Madina Dr H Sumper Mulia Harahap. Kemudian dari barisan tamu undangan dihadiri para forkopimda dan tokoh masyarakat Madina.
Dr Sumper di hadapan seluruh tamu undangan beserta peserta wisudawan berkomitmen dalam hal membawa STAIN ke arah yang lebih baik di kalangan pemerintah serta masyarakat.
“Para orangtua kami, kami selaku pemangku dan sebagai pelaksana untuk memajukan pendidikan insya allah kami akan terus melakukan yang terbaik untuk lembaga kita, untuk Mandailing Godang kita, untuk Kabupaten Madina bersyukur dan berbenah,” ucapnya
Sumper mengucapkan terima kasih kepada seluruh wisudawan atas dedikasi yang telah diberikan di lingkungan sekolah mulai dari awal hingga dinyatakan lulus.
Tahapan selanjutnya, kata Sumper merupakan suatu tantangan yang berat yakni cara beradaptasi di lingkungan masyarakat karena ilmu beradaptasi itu tidak pernah ada pada mata kuliah melainkan alam yang membentuk dengan sendirinya.
“Pada hari ini kalian telah menyempurnakan proses perkuliahan kalian, hari ini kalian telah menunjukkan kepada diri, orangtua dan dosen bahwa kalian adalah orang yang berhasil dan punya komitmen untuk bisa menjalankan kehidupan ini,
“Kami sangat paham betul dalam proses perjalanan kalian ini banyak hal dan tantangan, canda dan tawa kalian rasakan itu semua sehingga sampai ke tahapan yang ditunggu sehingga bisa memakai baju toga,” ungkapnya.
“Sebagai seorang alumni akan semakin berat lagi tantangan kalian di masa depan. Yang pertama coba dicamkan proses beradaptasi dengan masyarakat. Proses beradaptasi tidak diajarkan semasa kuliah, itu adalah alam yang membentuk,” tambahnya. (MN-08)











