Warga Tambangan Keluhkan Mobil Ambulance Tak Layak Pakai

0
484

TAMBANGAN, – masyarakat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengeluh dengan kondisi mobil ambulance di Puskesmas Tambangan yang tidak layak pakai. Warga berharap Pemerintah mengganti mobil tersebut dengan yang lebih layak

“Jarak tempuh dari Tambangan ke RSUD Panyabungan hampir 40 kilometer. Dengan kondisi mobil ambulance yang tidak layak, maka pelayanan kesehatan masyarakat akan terganggu. Kami malu melihat kondisi ambulance yang rapuh dan berkarat, kami menilai ini tidak layak lagi dipakai,” ujar Febry Alamsyah Lubis SH, salah satu pemuda setempat kepada MohgaNews, Senin (19/7/2021)

Ditambahkan tokoh pemuda Tambangan, Amir Rajab Nasution. Ia berharap Pemerintah Daerah memperhatikan kondisi pelayanan kesehatan masyarakat terkhusus di Puskesmas Tambangan. Dan, paling utama yaitu mengganti mobil ambulance di Puskesmas itu

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madina, dr Syarifuddin Nasution menyebut pengusulan mobil ambulance sudah mereka lakukan sejak tahun lalu. Tetapi, dikarenakan pandemi Covid-19 sehingga pengusulan tersebut belum dikabulkan Kementerian Kesehatan.

“Tahun lalu kita sudah usulkan ke Kementerian Kesehatan, tapi belum terealisasi dikarenakan situasi Covid-19. Dan, tahun ini kita usulkan kembali, ada 23 unit mobil ambulance yang kita usulkan. Kita doakan saja semoga pengusulan kita tahun ini diterima,” sebutnya

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Madina itu memahami kondisi mobil ambulance di beberapa Puskesmas yang sudah tidak layak lagi. Seperti ambulance di Puskesmas Tambangan, Puskesmas Batahan, dan ada beberapa Puskesmas yang lain

“Ada beberapa Puskesmas yang mobil ambulance layak diganti, termasuk yang di Tambangan. Semoga saja tahun ini ada realisasi,” harapnya. (MN-16)