MADINA, Mohga – warga Desa Rao-Rao Dolok Kecamatan Tambangan berbondong-bondong ke hutan untuk melakukan pengusiran Harimau Sumatera, Minggu (12/11/2023) siang
Hal ini dilakukan setelah kejadian menimpa tiga ekor kambing milik Sahminan (33) warga Desa Rao-Rao Dolok kecamatan Tambangan, pemerintah Desa Rao-Rao Dolok langsung mengambil sikap dengan mengadakan musyawarah yang dihadiri oleh tokoh masyarakat dan tokoh adat.
Ini kejadian kedua setelah kejadian pertama pekan lalu di Desa Tambangan Tonga. Saat itu dua ekor kambing milik Amir Hasan (72) ditemukan tewas mengenaskan di kandang miliknya.
Dalam kesepakatan musyawarah tersebut warga Rao-rao Dolok yang tergolong dalam pemuda dan kepala keluarga beramai ramai berangkat ke hutan dengan tujuan mengusir harimau sumatera. Mereka membunyikan dentuman petasan di tengah hutan
“Semua pemuda dan kepala keluarga ikut ke hutan, membawa meriam dari kaleng, tujuan kita untuk menjauhkan Ompung (harimau sumatera) dari masyarakat,” kata Batara Lubis, tokoh masyarakat setempat kepada mohganews
“Nanti malam juga sudah disepakati diadakan pengajian Yasin-41 yang tujuannya agar harimau sumatera itu tidak mengganggu kita lagi,” ungkapnya.
“Ini adalah langkah awal dari masyarakat sebagai antisipasi agar harimau menjauh dan tidak ada korban lagi,” tutupnya. (MN-11)











