MADINA – Dalam rangka memperluas jangkauan pendidikan tinggi dan meningkatkan kompetensi akademik para agen dakwah, Program Studi (Prodi) Magister (S2) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (Syahada) Padangsidimpuan menggelar kegiatan sosialisasi prodi bersama jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Selasa (21/7/2026)
Kegiatan strategis ini disambut antusias dan dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Mandailing Natal yang dalam hal ini diwakili oleh Kasubbag Tata Usaha (TU), H. Armen Rahmad Hasibuan, S.Ag., M.I.Kom. Turut hadir mendampingi, para Kepala Seksi (Kasi) di lingkungan Kemenag Mandailing Natal, seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Madina, serta Ketua Kelompok Penyuluh Agama Islam, Muhammad Ihsan, SH.I.
Sementara itu, rombongan dari Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi (Kaprodi) S2 KPI, Dr. Mhd. Latip Kahpi, M.Kom.I.
Dalam sambutannya, Kasubbag TU Kemenag, H. Armen Rahmad Hasibuan, menyampaikan apresiasi atas inisiatif UIN Syahada Padangsidimpuan. Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas keilmuan bagi para aparatur dan penyuluh agama di era informasi saat ini.
”Tantangan dakwah ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, para penyuluh agama dan aparatur di lingkungan Kemenag, khususnya di Mandailing Natal, dituntut untuk terus mengembangkan wawasan dan kualifikasi akademiknya. Kehadiran Program Magister KPI UIN Syahada ini menjadi peluang emas bagi kita semua untuk melanjutkan studi linear yang sangat relevan dengan tugas-tugas penyuluhan dan penyiaran agama,” ujar H. Armen Rahmad Hasibuan.
Senada dengan hal itu, Kaprodi S2 KPI UIN Syahada Padangsidimpuan, Dr. Mhd. Latip Kahpi, M.Kom.I., dalam sesi sosialisasinya memaparkan visi, misi, dan keunggulan yang ditawarkan oleh Prodi Magister KPI.
”Penyuluh agama adalah ujung tombak syiar Islam di masyarakat. Melalui jenjang pendidikan S2 KPI, kami berkomitmen untuk mencetak lulusan yang tidak hanya mumpuni secara teoretis dalam ilmu komunikasi Islam, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi media dakwah kontemporer. Kami mengajak para Kasi, Kepala KUA, dan khususnya para Penyuluh Agama Islam untuk bergabung dan menjadi bagian dari keluarga besar Pascasarjana UIN Syahada,” jelas Dr. Mhd. Latip Kahpi.
Ketua Kelompok Penyuluh Agama Islam Kabupaten Mandailing Natal, Muhammad Ihsan, SH.I., yang turut memfasilitasi dialog dalam kegiatan ini, menyambut baik tawaran pendidikan tersebut. Ia berharap sosialisasi ini dapat memotivasi rekan-rekan sesama penyuluh untuk segera mengambil langkah konkret dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang magister.
Acara sosialisasi ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif terkait alur pendaftaran, kurikulum, serta skema perkuliahan di Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan, dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara rombongan akademisi dan jajaran Kemenag Mandailing Natal. Diharapkan dari pertemuan ini, sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan kementerian dapat terus terjalin kuat dalam membangun SDM umat yang berkualitas. (EEL/Rel)












