Silangit Koi Tempat Wisata Menyandang Konsep Budaya Mandailing Natal

0
1330

PANYABUNGAN,- Objek wisata Silangit Koi di Kelurahan Kotasiantar Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal dan dari luar daerah.

Lokasi objek wisata ini terletak di pinggiran aek mata Banjar Silangit. Lebih tepatnya anda harus memasuki gang Masjid Taqwa dengan jarak tempuh sekitar 200 meter ke dalam. Di ujung jalan, anda harus menyeberangi sungai kecil. Kendaraan roda 2 dan 4 bisa langsung parkir ke lokasi, lebih tepatnya bisa dicari lewat google map.

Nah, bagi anda yang masih bingung mau liburan kemana, silangit koi sangat pas menjadi tujuan anda. Objek wisata di perkampungan ini menyandang konsep tiga dimensi yang artinya tidak mengandalkan background pemandangan saja, akan tetapi penyedia menawarkan makanan khas kampung.

kolam berisi ikan jurung berada di komplek wisata Silangit Koi beralamat di Kelurahan Kotasiantar Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal

Berbeda dengan objek wisata yang lain di Madina, silangit koi ini banyak menyediakan fasilitas atau kegiatan, nantinya anda bisa melihat langsung proses penenunan, memberikan pakan ikan koi besar diatas kolam. Kemudian ada juga budidaya ikan mera (Jurung).

Setelah anda sampai, pastikan dahulu menguasai lokasi tersebut dengan cara berkeliling di pinggiran tanaman padi dan kolam ikan, jangan sampai lewatkan, sempatkan berswa foto juga.

Nantinya anda dan keluarga akan disuguhi makanan khas mandailing termasuk daun ubi tumbuk, pecal giling, ikan mas panggang, lupis dan makanan lainnya. Pastinya harga sangat terjangkau serta pondok yang sangat bersih beratap ijuk.

Asalsah Harahap, Pengunjung dari Kabupaten Tapanuli Selatan mengaku objek wisata ini sangat layak untuk dikunjung karena bersentuhan langsung dengan alam persawahan.

“Ini sangat layak dikunjungi, karena mengusung konsep tradisional dan budaya. Ada juga pembudidayaan ikan mera. Tradisi lokalnya terasa sekali, seperti penyediaan makanan khas kampung,” ungkap Asalsah.

Secara terpisah, Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Madina, Zainal Arifin Msi sangat mendukung hadirnya objek wisata silangit koi tersebut. Kata dia, di masa pandemi covid-19 ini kebanyakan bidang usaha mengalami penurunan omset bahkan ada yang gulung tikar.

“Kehadiran objek wisata silangit koi sangat kami dukung, sebab, secara langsung pastinya akan membuka lapangan pekerjaan, begitu juga dengan suguhan makanan khas mandailing, nantinya akan melahirkan usaha-usaha baru di bidang kuliner,” ujarny, Rabu (8/9/2021). (MN-08)