MohgaNews|Madina – seruan maupun ajakan pemberantasan maksiat dan penyakit masyarakat terus bergulir di Kabupaten Mandailing Natal (Madina)
Berbagai lembaga maupun organisasi kemasyarakatan, kepemudaan dan mahasiswa mendesak Pemkab Madina untuk meningkatkan operasi pemberantasan maksiat, narkoba, LGBT, human trafficking dan sebagainya.
Seruan tersebut salah satunya datang dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Madina.
“Kami meminta Pemerintah dan Kepolisian di Kabupaten Madina agar lebih serius menyikapi keresahan ini. Maksiat dan peredaran narkoba juga PSK tumbuh sumbur di daerah ini. Jelas ini mencoreng nama baik daerah yang disebut-sebut sebagai negeri beradat dan taat beribadat, tapi masih jauh dengan kenyataan yang ada,” ujar Ketua PMII Madina, Ilmansyah kepada MohgaNews, Minggu (26/8)
Ilman menyatakan, PMII Madina siap bekerja sama dengan semua pihak dalam rangka memberantas semua bentuk kemaksiatan di Kabupaten Madina.
“kami siap kerja sama dengan Pemerintah maupun Polres Madina, karena ini cukup mengkhawatirkan masa depan daerah kita, generasi muda kita. Karena sudah terbukti dalam beberapa kali operasi, ada beberapa anak usia di bawah umur yang jadi korban perdagangan manusia yang dijual kepada hidung belang.
“Disini kita memerlukan ketegasan Pemerintah dan kepolisian, jangan hal ini dijadikan semacam pencitraan, tapi harus dituntaskan,” tegasnya. (MN-01)












