PANYABUNGAN,- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), H Ahmad Qosbi SAg MM dan jajarannya berkunjung ke ruang kerja Bupati, H Muhammad Jakfar Sukhairi Nasution dalam rangka silaturahmi, Selasa (27/07/2021).
silaturahmi tersebut bertujuan guna menyatukan visi- misi kantor Kemenag bersama Pemerintah Kabupaten Madina yang tujuannya memajukan kesejahteraan masyarakat serta menyatukan persepsi dan strategi cara melawan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) atau virus corona
Ahmad Qosbi mengatakan, menghadapi penyebaran virus corona, Kemenag mempunyai program ke depan yaitu mengadakan program tahlil, zikir, dan doa yang dipandu oleh Kementerian Agama melalui Penyuluh Agama Islam yang ditugaskan di semua Kantor Urusan Agama di Kabupaten Madina
“ini program yang kita rencanakan, kegiatan tahlil, zikir, dan doa bersama penyuluh kita nanti kolaborasi dengan para ustadz dan pemuka agama di seluruh Desa dan Kelurahan yang ada di Madina. Pelaksanaannya setiap malam jum’at. Kita mengajak umat beragama agar sama-sama bermunajat memohon kepada yang Maha Kuasa agar pandemi ini segera lenyap dari muka bumi terkhusus daerah kita dan negara kita,” ujarnya
Selain itu, Ahmad Qosby juga menyampaikan beberapa program kerja Kemenag seperti meningkatkan pemerataan layanan pendidikan berkualitas, peningkatkan produktivitas dan daya saing, revolusi mental dan pembinaan ideologi pancasila, penguatan moderasi beragama dan reformasi birokrasi dan tata kelola Penguatan Implementasi Manajemen ASN.
“ASN wajib memiliki tiga unsur yakni Kualifikasi, Redistribusi, dan Kompetensi. Dengan demikian, kami butuh dukungan dari bapak Bupati dan jajaran OPD Madina dalam menyukseskan program kerja Kemenag tersebut, baik berupa pembangunan fisik maupun non fisik, pembangunan fasilitas keagamaan maupun sumber daya manusianya. Demikian juga dengan peningkatan kualitas pemberdayaan organisasi kegamaan seperti MUI, FKUB, Baznas, dan majelis majelis agama,” ungkapnya
Ia menambahkan, paham radikalisme, terorisme, dan aliran aliran yang terlarang dan mensesatkan, serta potensi kerawanan konflik akan terus dilakukan pembinaan dan pencerahan melalui program moderasi beragama yang merupakan salah satu program unggalan Kemenag saat ini.
Bupati Madina, Muhammad Ja’far Sukhairi menyambut baik dan mengapresiasi program Kemenag Madina tersebut.
“Sinergitas, koordinasi, dan kerja sama yang terbangun dengan baik dan harmonis selama ini harus kita tingkatkan agar harapan, program kerja, visi dan misi dalam menyejahterakan masyarakat baik secara lahir dan bathin dapat terwujud,
“untuk penangangan pandemi covid-19 melalui zikir itu juga saya sangat setuju, lakukan setiap malam sebagai ihtiar kita. Ajak seluruh umat beragama berdoa agar Allah SWT mengampuni semua dosa kita dan menghilangkan virus covid-19 ini,” pesan Sukhairi. (MN-08)











