MADINA – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution bersama Bupati Madina periode 2015–2020 Dahlan Hasan Nasution menggelar silaturahmi dengan masyarakat Kecamatan Natal di Penginapan Melati Syariah, Minggu (6/9/2026).
Pertemuan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Bupati Saipullah untuk meresmikan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Abdul Fattah di Desa Setia Karya pada Senin (7/9/2026).
Dalam sambutannya, Saipullah mengapresiasi antusiasme warga dan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada jajaran pimpinan daerah.
“Bupati dan wakil bupati saja tidak akan mampu tanpa adanya dukungan masyarakat, hubungan ke pemerintah pusat, dan konsep yang jelas untuk memajukan daerah,” ujar Saipullah.
Ia menambahkan, hubungan harmonis dengan pemerintah pusat sangat krusial guna mengatasi keterbatasan kewenangan di tingkat daerah.
Saipullah membeberkan sejumlah rencana strategis pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut. Pemkab Madina merencanakan pembangunan ruas jalan menuju Pelabuhan Palimbungan pada tahun depan dengan alokasi anggaran mencapai Rp10 miliar.
Selain itu, Pemkab Madina turut mengusulkan perpanjangan jalur kereta api dari Labuhan Batu agar terkoneksi hingga ke Bumi Gordang Sambilan.
“Kalau pelabuhan kita ini beroperasi dengan baik, maka volume pengangkutan barang akan bertambah dibandingkan angkutan darat,” jelasnya.
Sementara itu, Dahlan Hasan Nasution mendorong pemanfaatan fasilitas sarana olahraga dan destinasi wisata yang telah dibangun pada masa kepemimpinannya agar mampu menggerakkan roda ekonomi UMKM lokal.
Dahlan juga menyoroti pentingnya pelestarian budaya pesisir Pantai Barat Madina sebagai daya tarik wisata. Ia berharap kawasan Pantai Natal dapat terus ditata agar menjadi destinasi unggulan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Koordinator Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara Prof. H. Abdullah menyuarakan optimismenya terhadap potensi Madina.
“Kemajuan suatu daerah disebabkan oleh sumber daya manusia dan didukung sumber daya alam. Jika dikelola dengan baik, maka daerah tersebut akan maju,” pungkas Abdullah. (FAN)












