MADINA – Ade Hendi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) periode 2026–2030. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang berlangsung di Aula Hotel Dsan, Panyabungan, Senin (7/9/2026).
Ade Suhendi mendulang dukungan penuh dari 14 Persatuan Bulu Tangkis (PB) di wilayah Kabupaten Madina. Pimpinan sidang Muskab dari PBSI Provinsi Sumatera Utara, Wahyudi, resmi menetapkannya sebagai Ketua Formatur Terpilih.
Ade Hendi tidak hadir secara langsung di lokasi acara lantaran penerbangannya dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dibatalkan akibat erupsi Anak Krakatau. Kendati demikian, ia tetap mengikuti dan menyampaikan sambutannya via zoom meeting.

Dalam arahannya, Ade menekankan bahwa amanah ini merupakan tanggung jawab kolektif yang membutuhkan kolaborasi erat seluruh pihak di Madina.
“Amanah ini bukan kebanggaan pribadi, melainkan tanggung jawab besar yang harus kita jalankan bersama. Kita membutuhkan dukungan Pemerintah Daerah, PBSI Provinsi, KONI, klub, pelatih, hingga dunia usaha untuk memajukan bulu tangkis di Madina,” kata Ade.
Untuk menggerakkan roda organisasi selama empat tahun ke depan, Ade membeberkan beberapa pilar utama kepengurusannya, mulai dari membangun organisasi yang transparan, tertib, serta terarah.
Kemudian, nenjaring bibit usia dini, membina atlet junior, hingga mencetak pemain berprestasi nasional maupun internasional. Mendorong kapasitas klub serta kualitas pelatih sebagai ujung tombak pembinaan.
Menyelenggarakan turnamen berkala guna mengasah mental bertanding atlet, dan mengandalkan kemitraan dengan Pemkab Madina, sekolah, perguruan tinggi, dan dunia usaha.
“Target kita sederhana tetapi penting: tidak boleh ada anak Madina yang berbakat namun kehilangan kesempatan berkembang. Jalur kita jelas: bakat, pembinaan, kompetisi, baru prestasi,” tegasnya.
Dalam Muskab PBSI Madina ini, turut hadir, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Madina Parlin Lubis, AP, Msi, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Madina Harun Ridwan Nasution, serta sejumlah perwakilan Pengcab. (FAN)






