Ratusan Kaum Ibu Kotanopan Turun ke Jalan: Tolak Tutup Tambang Emas Pakai Dongfeng

MADINA – Ratusan kaum ibu-ibu mengaku pekerja tambang emas di Kecamatan Kotanopan turun ke jalan menyuarakan aspirasi mereka menolak penutupan tambang emas menggunakan mesin dongfeng, Rabu (4/12/2024) malam sekitar pukul 19.00 Wib.

Gerakan dari ratusan ibu-ibu itu terjadi pasca penertiban pertambangan emas tanpa izin (Peti) yang dilakukan oleh Kapolres Madina, sore harinya.

Kaum ibu tersebut mencoba memblokir jalan lintas Sumatera tepatnya di depan Masjid Al-Muhtadin, Jambur Tarutung, Kotanopan. Mereka bersorak tidak setuju pertambangan emas menggunakan mesin dongfeng ditutup total oleh kepolisian.

Anggota kepolisian kini sedang berupaya mengatur lalu lintas agar kembali berjalan normal, namun massa tetap ngotot untuk berdiam diri di badan jalan.

Pantauan di lokasi, sorakan ibu-ibu itu jelas terdengar bahwasanya mereka menolak tambang emas di Kotanopan ditutup. Bahkan mereka mengaku hanya itulah pekerjaan satu-satunya untuk menopang hidup sehari-hari.

“Tolak tutup tambang dongfeng. Kami tidak setuju, enggak ada lagi pekerjaan kami,” ucap mereka. (FAN)