Panyabungan | Dewan Pimpinanan Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengutuk keras tindakan kekerasan yang dialami perawat di Palembangan, Sumatra Selatan.
Hal itu disampaikan Ketua DPD PPNI Madina Hilman Nasution kepada wartawan di Panyabungan, Sabtu (17/4/2021) menyikapi Peristiwa kekerasan dialami oleh Perawat Christina Ramauli Simatupang (28) pada Kamis, 15 April 2021 sekitar jam 13:40 WIB di RS Siloam Sriwijaya yang dianiaya oleh anggota keluarga pasien dengan cara diduga ditonjok, ditendang, dan dijambak oleh pelaku.
“PPNI telah berkomitmen akan mengawal kasus ini sampai tuntas, dan terus memberikan dukungan kepada korban. Kedepan kita tidak mau lagi ada perawat jadi korban kekerasan saat bertugas,” ujarnya
“pelaku penganiayaan telah ditangkap, PPNI Madina mengucapkan termakasih kepada kepolisian. Terkhusus kepada bapak Kapoltabes Palembang, kami mengucapkan terimaksih banyak yang telah sigap menangkap pelaku,” ucapnya
Hilman juga menuturkan terimakasih kepada seluruh pengurus PPNI yang telah menunjukan solidaritasnya
“Terimakasih yang setinggi tingginya kepada seluruh rekan sejawat yang telah menunjukkan solidaritasnya atas insiden yang menimpa rekan kita cristina ramauli di palembang sehingga menjadi perhatian nasional. (MN-06)












