Warga Sipolupolu Mengeluh Bangunan Ruko ini jadi Penyebab Banjir

Panyabungan | warga Lingkungan III Kelurahan Sipolu-Polu Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengeluh dikarenakan pekarangan rumah warga sering digenangi air yang disebabkan bangunan salah satu ruko

Ruko tersebut berada tepat di jalan protokol simpang jalan Bermula, Sipolupolu. Saat ini bangunan ruko tersebut jadi kafe dan toko pakaian jadi.

Hal itu diungkapkan pria bermarga Hasibuan (55) salah satu warga yang tinggal di lingkungan itu. Ia menyebut pekarangan warga sekitar bangunan ruko sering mengalami banjir, apalagi di musim hujan.

Menurutnya, genangan air tersebut disebabkan bangunan ruko yang dibangun tanpa pengawasan sehingga drainase atau parit tertutup bangunan.

“Sudah beberapa kali kami bersihkan saluran drainese itu, tetapi akibat disumbat bangunan ruko, air selalu melimpah hingga ke pekarangan rumah warga,” kata MY kepada MohgaNews, Sabtu (15/4/2021).

Ia menyebut bangunan itu menyalahi aturan, namun pemiliknya tetap mengabaikan.

“Beberapa kali kami upah orang untuk membersihkan parit itu, namun sampai saat ini tak ada perubahan, karena salurannya tertutup,” jelasnya

terpisah, Kepala Bidang Dinas Perizinan Madina, Dedek Ispensyah Siregar mengatakan jika yang dikatakan MY itu benar mulai dari pembangunan menutup saluran drainense, Ia mengatakan salah dan wajib ditindak.

“Bangunan itu memang memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), meski demikian, jika salah tempat tetap disalahkan. Salah satu cara menyikapinya adalah Lurah setempat menyurati Dinas Perizinan, setelah itu baru kita bisa berbuat dengan memerintahkan Satpol PP. Pertama kita himbau dan membuat surat peringatan kepada pemilik toko,” jelas Dedek. (MN-08)