MADINA, Mohga – pengurus cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengadakan pendidikan kader dasar gelombang pertama yang berlangsung mulai hari Kamis (7/9/2023) hingga Sabtu (9/9/2023)
Pendidikan kader dasar atau PKD dengan mengusung tema Transformatif Kader Mujahid Dalam Menghadapi Tantangan sosial, dilaksanakan di komplek Sanggar Kegiatan Belajar di Desa Sarak Matua Kecamatan Panyabungan dan diikuti 105 orang mahasiswa dari berbagai program studi di kampus STAIN Madina.
Ketua PC PMII Madina Ahmad Rizal Nasution didampingi Sekretaris Muhammad Fadli dan Ketua panitia kepada MohgaNews mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia kaderisasi yang mampu menjaring 105 orang mahasiswa untuk bergabung di organisasi mahasiswa yang berlandaskan Ahlu sunnah waljamaah ini
“Alhamdulillah, melalui kerja keras bersama panitis dan seluruh kader, kita berhasil menjaring peserta sebanyak 105 orang berdasarkan laporan panitia. Dan terima kasih kami sampaikan kepada segenap panitia yang sudah bekerja keras. Begitu juga kepada para alumni dan seluruh pihak atas kerja sama demi terlaksananya PKD ini,” sebut Rizal.
“Capaian tertinggi dari sebuah gerakan adalah ketika satu generasi telah berhasil mengantar generasi berikutnya menaiki tangga yang lebih tingi. Visi historis inilah yang akan menjadikan PMII sebagai organisasi besar yang berpandangan kedepan dan universal, karena PMII tidak didirikan hanya untuk bertahan selama puluhan tahun, tetapi PMII didirikan untuk melakukan perubahan tata struktur
dan sistem,” terang mahasiswa prodi Hukum Ekonomi Syariah di Fakultas Syariah, STAIN Madina ini.
Muhammad Ridwan Lubis, selaku salah satu majelis pembina cabang (mabincab) PMII Kabupaten Madina mengucapkan selamat bergabung kepada kader baru PMII.
“Setelah anda dibai’at diambil sumpah maka saudara semua resmi menjadi sahabat kader pergerakan. Kalian digembleng selama tiga hari tiga malam pasti melelahkan, tapi percayalah materi kaderisasi yang anda dapat tiga hari ini bila diterapkan maka bisa jadi penentu masa depan. Karena masa depan kita ditentukan dengan apa yang kita kerjakan hari ini. Manfaatkan perkuliahan dan organisasi ini sebagai modal anda menuju pemimpin masa depan,” pesan Ridwan usai mengisi materi Jumat malam kemarin. (MN-07)












