PMII Apresiasi Tindakan Polres Madina ke Tambang Emas Ilegal

MADINA – Operasi razia Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) oleh Polres Mandailing Natal (Madina) dengan dipimpin langsung Kapolres Arie Sofandi Paloh di wilayah Kotanopan pada pada Senin (4/03/2024) diketahui berhasil mengamankan alat bukti berupa 2 unit alat berat excavator dan 1 mesin dong feng.

Kendati tidak berhasil mengamankan para pelaku karena kabur, kinerja Polres Madina tersebut tetap mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan, salah satunya dari barisan mahasiswa Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Mandailing Natal (PC PMII Madina).

Hal itu disampaikan Ketua PMII Madina, Ahmad Rizal Nasution kepada Mohganews, Selasa (5/4/2024).

“Kita apresiasi kinerja dan keseriusan Kapolres Madina dalam menyikapi Pertambangan Illegal, sesuai dengan janji beliau kepada masyarakat Madina,” ucap Rizal didampingi Sekretaris Fadly Muhammad.

Rizal juga menyatakan kesiapan PMII Madina bekerjasama dengan pihak berwenang untuk menjaga dan mengawal penegakan hukum terhadap aktivitas illegal, terutama yang berdampak langsung terhadap lingkungan.

“Air itu sumber kehidupan, kita jangan tutup mata akan dampak yang ditimbulkan oleh aktivitas PETI di Daerah Aliran Sungai. Jangan terlalu sibuk mencari kekayaan dengan menghalalkan segala cara,” tegas Rizal.

Seterusnya, Rizal menegaskan bahwa seluruh gerakan-gerakan PC PMII Madina tidak ada ditunggangi atau pesanan dari orang luar atau pihak lain dan murni idealis PMII.

Terakhir, mahasiswa Prodi Hukum Ekonomi Syariah STAIN Madina itu juga mengatakan, PMII ke depannya bersedia membantu mensosialisasikan dan mengadvokasi masyarakat sekitar tentang dampak buruk dari aktivitas tersebut.

“Iya, kita bantu sosialisasi dan advokasi masyarakat agar tidak terjadi benturan antara aparat dan masyarakat ke depannya. Itu gerakan kita sebagai mahasiswa,” pungkasnya. (SAN)