Panyabungan| DPC Partai Hanura Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengadakan syukuran memperingati hari lahir Partai Hanura ke-14 yang berlangsung di sekretariat jalan Abdul Haris Nasution lintas timur Kelurahan Kayu Jati, Panyabungan, Senin (21/12/2020)
Syukuran tersebut diisi dengan kegiatan penyantunan anak yatim. Hadir Ketua DPC Partai Hanura H Imron Lubis SPd MM dan Sekretaris H Maraganti SE beserta anggota DPRD Madina dari fraksi Partai Hanura. Hadir juga jajaran pengurus partai dari kecamatan
Imron Lubis berpesan kepada seluruh jajaran pengurus untuk selalu memperhatikan anak yatim dan masyarakat yang memerlukan bantuan
“Mereka kehilangan orangtua, tapi jangan sampai kehilangan kasih sayang. Kita harus bisa menjadi orangtua bagi anak yatim yang ada di sekeliling kita,” pesan Imron
Soal Pilkada Madina 2020, Eks Wakil Bupati Madina itu menyampaikan tidak peduli lagi dengan hasil atau rencana pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang diusung Partai Hanura, Sukhairi-Atika. Sebab, Imron menyebut dari awal pengurus Partai Hanura Kabupaten Madina tidak dilibatkan atau tidak difungsikan dalam upaya pemenangan pasangan calon
“Hasil Pilkada 9 Desember kemarin tidak menjadi beban bagi kita lagi, saya dengan informasi pasangan Sukhairi-Atika yang kita usung akan menempuh jalur hukum (Mahkamah Konstitusi), barangkali mereka melihat ada kejanggalan,
“Kita dari Partai Hanura tidak ikut campur lagi, mulai dari awal kita tidak di fungsikan oleh kandidat calon yang kita usung, padahal anggota DPRD kita ada 4 orang, kita seolah dianaktirikan, intinya tidak ada lagi beban bagi kita soal Pilkada Madina,” tegasnya.
Imron menambahkan ke depan semua pengurus harus bekerja keras mendekati rakyat guna menghadapi pesta demokrasi Pemilu tahun 2024
“Pada saat ini, Partai Hanura tidak mendapat kursi di Pusat, makanya kita harus lebih bekerja keras untuk mendapatkan itu, kunci ada di senayan harus 4% suara keseluruhan, jika tidak dapat maka untuk melanjutkan partai kedepannya kita tidak bisa,” tambahnya. (MN-08)










